Anne Carson Raih Nobel Sastra 2026, Padukan Mitologi Yunani dan Sastra Modern

Anne Carson Raih Nobel Sastra 2026, Padukan Mitologi Yunani dan Sastra Modern

Anne Carson, sastrawan Kanada peraih Nobel Sastra 2026 berkat eksperimennya di sastra klasik dan karya modern.--Akademi Swedia

Perpaduan tersebut memperlihatkan bagaimana Carson mempertemukan tokoh dan cerita klasik dengan kebudayaan populer. 

Anggota komite Nobel sekaligus novelis Swedia, Steve Sem-Sandberg, menilai Carson memiliki tempat tersendiri dalam dunia sastra. Jika diklasifikasi berdasar genre, karyanya tak masuk rak mana pun. 

BACA JUGA:Tiga Ilmuwan Universitas California Raih Nobel Fisika 2025 Berkat Terobosan Mekanika Kuantum

BACA JUGA:Mengenal Nihon Hidankyo, Penyintas Bom Nuklir Hiroshima, Penerima Nobel Perdamaian

Puisi sebagai Cara Melihat Dunia

Bagi Carson, sastra bukan sekadar permainan kata. Dia juga memandang dirinya sebagai seniman visual. Dia menggambarkan proses penciptaan puisi seperti membuat sebuah objek, lebih menyerupai gambar ketimbang sekedar teks. 

Pandangan itu membantu menjelaskan mengapa karya-karyanya kerap menggabungkan berbagai bentuk tulisan dan unsur visual. Carson juga menilai puisi memiliki kelebihan diwaktu orang semakin terburu-buru dengan dengan pesan yang singkat dan ringkas. 

Meski banyak mengambil inspirasi dari masa lampau, Carson tidak selalu berusaha membuat kisah klasik terasa relevan bagi pembaca masa kini.

Ketika ditanya tentang relevansi cerita-cerita tersebut, ia pernah menjawab, "Saya tidak berpikir bahwa saya tertarik pada relevansi." 

BACA JUGA:Nobel Kedokteran 2024

BACA JUGA:Han Kang, Sastrawan Korea Selatan Pertama Berhasil Raih Nobel Sastra

Carson yang telah mengajar sastra klasik selama lebih dari 30 tahun itu lahir di Toronto, Kanada, pada 1950. Dia memperoleh kewarganegaraan Islandia pada 2022 dan kerap menghabiskan waktu di negara tersebut bersama suaminya, Robert Currie. 

Kini, melalui Nobel Sastra 2026, pendekatannya yang mempertemukan tradisi kuno dan eksperimen modern mendapat pengakuan internasional. (*)

*) Mahasiswa Magang Prodi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Polinema

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: