Pembunuhan Mozza Axillia di Semarang setelah 16 Bulan: Intim Tanpa Radar

Pembunuhan Mozza Axillia di Semarang setelah 16 Bulan: Intim Tanpa Radar

ILUSTRASI Pembunuhan Mozza Axillia di Semarang setelah 16 Bulan: Intim Tanpa Radar.-Arya/AI-Harian Disway-

Tanpa pengawas dan tempat privat membuat siapa saja bisa berbuat apa saja. Dengan pemikiran (perspektif pelaku) jika dia kubunuh, tidak ada orang tahu bahwa kami akrab. Akibatnya, pelaku tak terpantau keluarga korban.

Ditambah, secara kebetulan, Mahendra menemukan titik lokasi pembuangan mayat yang sempurna. Maka, lengkaplah sudah kejahatan itu menuju kejahatan sempurna.

Ini bukan victim blame. Korban tidak salah, dengan pacaran sembunyi-sembunyi. Mungkin dia berniat memberikan kejutan kepada ortu. Mungkin, dia masih mengevaluasi Mahendra sehingga belum dilaporkan ke ortu. Sangat banyak kemungkinan bertujuan positif lainnya.

Namun, korban tidak sadar masuk jebakan ”tanpa radar”. Ini mungkin berguna bagi masyarakat. Sebab, kriminologi bertujuan mencegah orang jadi korban atau pelaku kejahatan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: