Bicara Masa Depan Bisnis, David George Halsamer Tekankan Pentingnya Data dan AI

Bicara Masa Depan Bisnis, David George Halsamer Tekankan Pentingnya Data dan AI

David George Halsamer saat memberikan kuliah bisnis di Universitas Kristen Petra Surabaya, 14 Oktober 2026.-UK Petra-

BACA JUGA:Forum Bisnis Indonesia–Mozambik Dorong Peluang Perdagangan dan Investasi Kawasan Afrika

Data pelanggan juga memungkinkan perusahaan memberikan pengingat perawatan yang relevan.

Sedangkan otomatisasi administrasi dapat mengurangi beban pekerjaan rutin. Meski demikian, David menekankan bahwa ekspansi bisnis jasa, termasuk melalui waralaba, tidak cukup mengandalkan perangkat lunak.

“Sistem digital harus berjalan bersama SOP, pelatihan, pengawasan mutu, dan perhitungan keuntungan setiap unit. Model bisnisnya perlu terbukti dapat dijalankan secara konsisten sebelum diperluas,” katanya.

Baginya, pertumbuhan yang sehat bukan hanya tentang menambah wilayah layanan, tetapi juga menjaga kualitas dan memenuhi janji kepada pelanggan.

BACA JUGA:UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer Expo 2026

BACA JUGA:Ide Bisnis Jajanan Sekolah Sehat Tanpa MSG dan Pengawet yang Disukai Anak-Anak

Indonesia Perlu Beranjak dari Pengguna Menjadi Pencipta Teknologi

David melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk berperan lebih kuat dalam industri teknologi global.

Namun, potensi tersebut harus ditopang penguatan kemampuan rekayasa, riset, pengembangan produk, keamanan, pemasaran internasional, dan kewirausahaan.

Ia menilai hubungan antara pendidikan, penelitian, industri, dan pendanaan masih perlu diperkuat.

Sehingga talenta Indonesia memperoleh kesempatan mengembangkan solusi berdasarkan persoalan nyata.

BACA JUGA:Bisnis Makanan dari Ubi Jalar Kian Dilirik, Camilan Tradisional Naik Kelas

BACA JUGA:Belajar Bisnis dari Dracin: Bagaimana Tiongkok Mengubah 'Waktu Menunduk' Menjadi Industri Miliaran Dolar

Menurut David, tantangan lokal justru dapat menjadi sumber inovasi yang bernilai internasional.

Persoalan distribusi, layanan lapangan, manufaktur, dan pengelolaan usaha dapat melahirkan solusi yang relevan bagi pasar lain. Itu apabila dikembangkan dengan standar produk yang baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: