Jalani Program Magang, Dalami Praktik Jurnalistik di Dinas Kominfo Jatim
Penulis di ruang produksi podcast, Gedung Dinas Kominfo Jatim.-Dokumen Pribadi-

Penulis saat melakukan peliputan di ruang anjasmoro Gedung Dinas Komunikasi Jatim.-Dokumen Pribadi-
Magang merupakan salah satu program pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah dalam lingkungan kerja secara langsung. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menambah pengalaman dan mengembangkan keterampilan sesuai bidang studinya.
Itulah yang dialami penulis saat menjalani program magang di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, tepatnya pada Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Selama delapan minggu, penulis terlibat dalam berbagai kegiatan jurnalistik, mulai dari peliputan, penulisan berita, hingga penyusunan materi publikasi.
Beberapa kegiatan yang penulis liput antara lain program Cerdas Digital, Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, JCC 2026, Maulid Nabi, pengajian di Grahadi, Safari Perhutanan Sosial, sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), peringatan Hari Kesaktian Pancasila, dan Jatim Fest.
Hasil peliputan tersebut kemudian penulis susun menjadi berita untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Selain melakukan peliputan secara langsung, penulis juga mengikuti kegiatan melalui pertemuan daring, seperti rapat koordinasi digitalisasi, kolaborasi pembangunan statistik sektoral bersama Badan Pusat Statistik (BPS), serta pengisian kertas kerja Citiasia.
BACA JUGA:Ketika Robot-Robot Tiongkok Mulai Bersiap ’’Gantikan Manusia’’: Mulai Magang di pabrik-Pabrik
Dalam kegiatan publikasi, penulis mendapat tugas menyusun naskah flyer untuk sejumlah agenda, di antaranya JCC 2026, pengajian di Grahadi, Cerdig Sekolah Rakyat, dan Safari Perhutanan Sosial. Selain itu, penulis melakukan rekapitulasi unggahan pada akun Instagram JatimPemprov dan Instagram Dinas Kominfo Jatim untuk mendokumentasikan konten yang telah dipublikasikan.
Pengalaman magang juga mencakup kegiatan produksi konten audiovisual. Penulis mengikuti pelatihan voice over, pembelajaran broadcasting, dan latihan menjadi presenter. Penulis turut membantu produksi podcast, mencatat pembahasan narasumber untuk dikembangkan menjadi berita, serta menjadi reporter dalam salah satu kegiatan podcast.
Materi podcast juga penulis olah menjadi potongan video Reels untuk media sosial. Beberapa konten yang dikerjakan membahas Pulau Cisiu Mangrove Berdaya, AIESEC, dan akses universal air bersih. Selain itu, penulis terlibat dalam pengambilan gambar untuk konten Hari Pariwisata Sedunia dan program Kominfun.
Pada awal kegiatan magang, saya juga mengikuti pembuatan konten peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Museum Sepuluh November Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman dalam proses produksi konten yang melibatkan persiapan materi dan pengambilan gambar.
BACA JUGA:Program Magang Dinilai Jadi Kunci Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri Gresik
BACA JUGA:Pemerintah Buka Program Magang Nasional Angkatan II 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Selain penulisan berita dan produksi konten, penulis melakukan penulisan ulang berita dari situs resmi pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Bojonegoro dan Pasuruan. Penulis juga membantu menyiapkan serta merevisi naskah sebelum pengambilan gambar dan mempelajari penulisan artikel. Berbagai tugas tersebut dilakukan untuk mendukung penyampaian informasi melalui saluran publikasi Dinas Kominfo Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: