Panggung Jakarta

Panggung Jakarta

ILUSTRASI Panggung Jakarta-MAULANA PAMUJI GUSTI-HARIAN DISWAY-

Mungkin karena usia, saya makin menikmati pergantian suasana tersebut. Ada waktunya bekerja. Ada waktunya mengendurkan langkah. Ada pula waktunya kembali masuk keramaian. Mengukur kemampuan diri di antara orang-orang yang datang dengan cita-citanya masing-masing.

Jakarta sedang memperbesar panggung pertemuan itu. Dunia datang membawa musik, gagasan, usaha, dan berbagai kepentingan. Manusia dari banyak belahan bumi berjumpa melalui berbagai event internasional. Kita mendapat kesempatan ikut mengambil bagian. Asal siap.

Sebab, panggung yang besar juga menuntut kesiapan lebih besar. Tak cukup hanya ingin tampil. Harus punya sesuatu yang dikerjakan dengan baik. Harus tahan dibandingkan. Harus sanggup bangun lagi ketika kesempatan belum berpihak.

Kalau boleh membagi peran ketiganya dalam perjalanan hidup saya: Surabaya tempat belajar kerja. Jogja tempat menikmati hidup selow. Jakarta panggung dunia yang menguji manusia untuk bertarung hidup. Tempat bekal kerja dan ketenangan jiwa sama-sama diperlukan. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: