Gelar Safety Drill Angin Kencang, TPS Tingkatkan Kesiapsiagaan Pekerja Hadapi Cuaca Ekstrem
Tim Teknik TPS sedang memeriksa anchor Container Crane pada saat Safety Drill Angin Kencang hari Selasa, 27 Oktober 2026, di Dermaga Internasional TPS--PT Terminal Petikemas Surabaya
SURABAYA, HARIAN DISWAY - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area Dermaga Internasional TPS pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan pekerja menghadapi potensi risiko operasional akibat cuaca ekstrem. Utamanya, angin kencang yang umum terjadi selama musim penghujan.
Drill ini dirancang untuk menguji efektivitas koordinasi, komunikasi dan respons seluruh personel dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat di area dermaga.
Pada pelaksanaannya, TPS menyimulasikan sejumlah kondisi yang berpotensi terjadi saat operasional berlangsung. Antara lain penghentian kegiatan bongkar muat akibat kecepatan angin yang melampaui batas aman operasional crane.
Kemudian, petikemas yang bergoyang karena hembusan angin, pekerja yang terpapar angin kencang di area dermaga, material atau peralatan yang terbawa angin, hingga kondisi cuaca buruk yang disertai hujan lebat dan menurunnya visibilitas. Selain itu, drill menguji efektivitas jalur komunikasi darurat apabila terjadi gangguan pada sarana komunikasi utama.
BACA JUGA:Terminal Petikemas Surabaya Laporan Kenaikan Arus Peti Kemas 13% di Mei 2025

Penampakan Container Crane (CC) pada saat Safety Drill Angin Kencang hari Selasa (27_10) di Dermaga Internasional TPS. Anchor CC harus diturunkan dan kendaraan yang ada di bawahnya harus meninggalkan area der-Terminal Petikemas Surabaya-
Kegiatan ini melibatkan unsur operasional lintas fungsi, mulai dari operator alat, petugas layanan dermaga, tenaga kerja bongkar muat (TKBM), hingga jajaran manajemen operasional dan HSSE. Setiap skenario dirancang untuk memastikan seluruh personel memahami peran, tanggung jawab, serta alur eskalasi yang harus dijalankan ketika terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.
Senior Manager Pengelolaan Operasi TPS, Didik Kurniawan, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi angin kencang menjadi aspek penting dalam menjaga keselamatan pekerja dan kelancaran operasional terminal, terutama memasuki periode musim penghujan.
"Memasuki musim penghujan, seluruh pekerja harus semakin fokus dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya angin kencang di area operasional. Melalui kegiatan drill ini, kami ingin memastikan setiap pekerja memahami risiko yang mungkin timbul, mengetahui langkah yang harus dilakukan, serta mampu merespons situasi dengan cepat dan tepat sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional TPS," ujar Didik.
Menurut Didik, latihan yang dilakukan secara berkala merupakan bagian dari budaya keselamatan perusahaan untuk memastikan seluruh insan TPS selalu siap menghadapi berbagai kondisi darurat. Kesiapan personel dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi kunci dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja maupun gangguan operasional akibat faktor cuaca.
BACA JUGA:Kinerja PT TPS 2024 Ukir Sejarah Baru, Arus Peti Kemas Tembus 1.584.774 TEUs
BACA JUGA:Kinerja Positif PT Terminal Petikemas Surabaya, Arus Peti Kemas Naik 9,77%
Melalui pelaksanaan Safety Drill Angin Kencang ini, TPS berharap dapat terus memperkuat kompetensi dan kesadaran keselamatan para pekerja sehingga operasional terminal tetap berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: