Mengevaluasi Efek Bumerang Komisi Ojol 8 Persen
ILUSTRASI Mengevaluasi Efek Bumerang Komisi Ojol 8 Persen.-MAULANA PAMUJI GUSTI-HARIAN DISWAY-
Pada akhirnya, kebijakan publik bukanlah panggung untuk menguji seberapa manis janji politik dapat digelorakan, melainkan tentang seberapa presisi kalkulasi data dalam melindungi kehidupan riil masyarakat.
Menyelamatkan penghidupan jutaan mitra pengemudi tidak bisa dilakukan dengan mematikan mesin ekosistem yang menopang mereka. Pembatasan komisi 8 persen yang alpa dari kajian akademis hanya akan memicu efek bumerang.
Regulasi yang ideal bukanlah regulasi yang memenangkan satu pihak dan mematikan pihak lain, melainkan regulasi berbasis data (evidence-based policy) yang menjamin keberlanjutan bisnis platform sekaligus meningkatkan take-home pay mitra secara nyata. (*)
*) Gigih Prihantono adalah dosen ilmu ekonomi, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: