DPRD Gresik Dukung Pengembangan RSUD Gresik Sehati: Tingkatkan PAD, Perkuat Layanan Kesehatan

DPRD Gresik Dukung Pengembangan RSUD Gresik Sehati: Tingkatkan PAD, Perkuat Layanan Kesehatan

IGD RS Sehati Gresik.-DISKOMINFO GRESIK-

HARIAN DISWAY - DPRD Gresik mendorong penguatan RSUD Gresik Sehati untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperluas akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Penguatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gresik Sehati menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Dukungan legislatif diperlukan agar rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut mampu berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang semakin profesional, mandiri, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Gresik Selatan.

DPRD Gresik mendorong pengembangan rumah sakit dilakukan secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas tenaga medis, kelengkapan fasilitas, perluasan layanan spesialis, serta pembenahan manajemen menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Dengan penguatan tersebut, RSUD Gresik Sehati diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan pasien dan mengoptimalkan potensi pendapatan dari pelayanan kesehatan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif sebelumnya menegaskan pentingnya menjaga momentum perkembangan rumah sakit yang telah memasuki tahun kedua operasionalnya. "Setahun ini kita melihat progres yang nyata. Dari fase awal dengan jumlah pasien yang masih sangat terbatas, sekarang grafik kunjungan terus meningkat. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat mulai tumbuh. Tugas kita memastikan penguatan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan," ujarnya saat meninjau RSUD Gresik Sehati pada Februari 2026.

BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Terobosan Anggaran Damkar: Maksimalkan Penanganan Kebakaran

BACA JUGA:DPRD Gresik Perkuat Pengurangan Plastik Sekali Pakai: Demi Lingkungan Lebih Terjaga

Menurut Alif, peningkatan kunjungan pasien harus diimbangi perencanaan sumber daya manusia (SDM) yang matang, penguatan fasilitas, serta tata kelola keuangan yang sehat. Hal tersebut semakin penting setelah RSUD Gresik Sehati menerapkan pola pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak Januari 2026.

Penerapan BLUD memberikan ruang fleksibilitas lebih besar bagi rumah sakit dalam mengelola keuangan dan meningkatkan mutu pelayanan. Dengan sistem tersebut, pendapatan yang diperoleh dari pelayanan dapat dikelola untuk mendukung kebutuhan operasional, pemeliharaan fasilitas, pengadaan peralatan, serta pengembangan layanan kesehatan.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik M Zaifudin juga menempatkan penguatan operasional sebagai bagian penting dari pengembangan rumah sakit. Dalam pembahasan perubahan APBD 2026, DPRD memberikan perhatian terhadap kemampuan RSUD Gresik Sehati mengoptimalkan pendapatan. “Evaluasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat perencanaan keuangan dan meningkatkan kapasitas pelayanan,” terangnya.

Target pendapatan rumah sakit dalam APBD 2026 semula ditetapkan Rp5,18 miliar. Setelah evaluasi semester pertama, target tersebut disesuaikan menjadi Rp1,502 miliar. Realisasi pendapatan hingga semester pertama tercatat Rp458,02 juta. Kondisi ini menjadi momentum untuk memperkuat langkah pembenahan agar potensi pendapatan rumah sakit dapat tumbuh lebih optimal.


Tenaga Medis di RS Sehati Gresik.-DISKOMINFO GRESIK-

Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Gresik M Khusnul Aqib juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas pelayanan RSUD Gresik Sehati. Salah satu perhatian yang disampaikan adalah kebutuhan tenaga medis, terutama dokter spesialis radiologi. Ketersediaan dokter spesialis tersebut dinilai dapat memperluas kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan sekaligus meningkatkan potensi pendapatan.

Dukungan terhadap pemenuhan tenaga medis perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Rumah sakit membutuhkan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan pasien, peralatan medis yang memadai, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh lebih banyak pilihan layanan tanpa harus selalu dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Direktur RSUD Gresik Sehati dr. Riyan Charlie Milyantono sebelumnya memaparkan perkembangan positif pelayanan rumah sakit. Sepanjang 2025, layanan rawat jalan mencatat 370 kunjungan pasien dari berbagai poli, termasuk klinik gigi, kandungan, spesialis anak, bedah, penyakit dalam, dan klinik umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: