Direktur Utama VinFast Indonesia, Karyanto, mengatakan ekspansi simultan di segmen roda empat dan roda dua ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. “Kami membangun ekosistem secara menyeluruh, mulai dari produk, distribusi, hingga infrastruktur, agar transformasi mobilitas hijau dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
VinFast memperkuat ekspansi kendaraan listrik di Indonesia melalui penandatanganan dua MoU pengadaan armada dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh, serta kerja sama strategis dengan enam dealer motor listrik. Total 20.000 unit kendaraan listrik ditargetkan terserap hingga 2028 untuk kebutuhan transportasi komersial, sekaligus memperluas jaringan distribusi roda dua menjelang peluncuran resmi pada kuartal II 2026.
Di segmen motor listrik, VinFast akan membuka showroom di wilayah strategis seperti Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Sejumlah model berteknologi battery swapping akan dipasarkan, didukung infrastruktur penukaran baterai bersama V-Green yang saat ini dalam tahap uji coba.
Dalam kerja sama armada, masing-masing perusahaan transportasi berencana mengakuisisi 10.000 unit hingga 2027 dan 2028. Model yang digunakan meliputi Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV 7-penumpang) dari lini Green yang dirancang untuk operasional berintensitas tinggi, dengan jarak tempuh hingga 450 km per pengisian penuh guna meningkatkan efisiensi dan menekan emisi.