Pesan Kak Seto Ketika Bertemu Perempuan PSMTI

Minggu 07-08-2022,14:58 WIB
Reporter : Salman Muhiddin
Editor : Salman Muhiddin

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Sebanyak 133,54 juta penduduk Indonesia adalah perempuan. Nyaris separo dari jumlah populasi (49,42 persen). Ini adalah kekuatan besar untuk mendukung penguatan program perlindungan anak. 

Dewi Susilo Budiharjo WKU Peranan Perempuan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat beserta jajarannya membawa tema itu saat mengunjungi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) di Jakarta Pusat. Mereka ditemu langsung oleh Prof. Dr. Seto Mulyadi (Kak Seto), 29 Juli lalu.

Pertemuan itu adalah lanjutan dari audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI  I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

PSMTI Departemen Perempuan ingin menggali informasi seputar anak dan permasalahannya sekaligus meminta pengarahan dari Kak Seto.


Kak Seto saat menemui PSMTI.-PSMTI-

Dalam pertemuan tersebut, WKU Peranan Perempuan PSMTI Pusat didampingi Ricky Suharlim Dewan Penasihat, Christina Sudjie Kadep Peranan Perempuan, Mei Sekretaris, Ng Lusiana Bendahara II, Ivana Tjioe, Setiana, Martini Lukman, Ritha Helena dan Aniza Bie. 

“Untuk turut andil menciptakan penerus bangsa yang berkepribadian mandiri, kreatif, inovatif dan bahagia, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak dan berani melaporkan apabila  di sekitarnya terjadi tindak kekerasan/pelecehan seksual terhadap anak yang umumnya dilakukan oleh orang terdekat serta mensosialisasikan undang-undang perlindungan terhadap anak, mendampingi korban dalam proses pemulihan,” kata Dewi Susilo Budiharjo, WKU Peranan Perempuan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).

 Dalam pertemuan itu Kak Seto, menceritakan sekilas informasi tentang konvensi perlindungan anak di dunia dan negara-negara yang telah meratifikasi, termasuk Indonesia. 

“Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, cara dalam mendidik anak pun telah mengalami perubahan,” ucap Kak Seto.


Perempuan-perempuan tangguh PSMTI saat tiba di Gedung Aneka Bhakti.-PSMTI-

Berikut beberapa perubahan yang perlu diperhatikan orang tua terhadap anak, menurut Kak Seto:

METODE MENDIDIK ANAK

Anak-anak bukanlah bentuk investasi dari orang tua. Yang mana harus mengikuti keinginan dari orang tua, dituntut harus menjadi seperti keinginan orang tua, dibanding-bandingkan dengan anak lainnya yang membuat anak penuh beban tuntutan,  stress, diremehkan dan tidak bahagia. 

Tanpa disadari, masih banyak orang tua sering kali dalam mendidik anak melakukan tindak pelecehan dan kekerasan baik secara fisik maupun verbal. 

“Anak-anak seharusnya dididik dengan penuh kasih sayang, memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan keinginannya, diajak berdiskusi, menyalurkan minat dan  bakatnya agar kelak dapat menjadi anak yang kreatif, mandiri, bertanggungjawab dan berprestasi serta bahagia,” jelasnya.

Kategori :