10) Rabu, 21 Juni, Mujiono, 36, tewas lantaran dipukul dengan kayu oleh ketua RW bernama BN, warga Desa Kesamben Kulon, Wringinanom, Gresik.
BN membunuh Mujiono karena menuduh Mujiono mencuri kunyit di kebun. Selain itu, menurut tersangka, anak tersangka pernah diacungi celurit oleh korban.
11) Sabtu, 24 Juni, Sadi, 63, warga Dusun Sumurlecen, Desa Kedawang, Nguling, Pasuruan, ditemukan tewas dalam karung. Tersangka membunuh dengan memukul kepala korban dengan menggunakan kunci Inggris.
Motifnya sakit hati. Sebab, pelaku terus ditagih utang oleh korban. Bukannya membayar, tersangka malah membunuh korban.
12) Minggu, 25 Juni, mahasiswa Unitri Malang, Kresnael Murri, 24, tewas gegara dikeroyok lima pria. Salah seorang tersangka sudah ditangkap polisi. Sisanya diminta menyerahkan diri sebelum polisi bertindak tegas.
13) Minggu, 25 Juni, A, 42, warga Sukun, Kota Malang, tewas karena ditusuk saat acara bersih desa. Korban tewas saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tentara (RST) Dokter Soepraoen, Malang.
Empat pelakunya lalu ditangkap. Pelaku melakukan pembunuhan dalam kondisi mabuk. Motifnya sakit hati karena korban dianggap menantang pelaku.
14) Senin, 26 Juni, santri Mojokerto berinisial MUA, 17, tewas seusai mengikuti ujian kenaikan tingkat sebuah kelompok silat di Mojokerto.
Lima orang jadi tersangka. Terdiri atas 2 pria dewasa dan 3 anak di bawah umur. Di antara para tersangka, dua orang diduga memukuli perut korban dengan menggunakan tongkat Pramuka.
15) Selasa, 27 Juni, pasutri warga Desa Karetan, Purwoharjo, Banyuwangi, ditemukan tewas gantung diri. Sang suami tergantung di belakang rumah. Si istri tergeletak di lantai rumah.
Itu pembunuhan. Polisi belum bisa mengungkap bagaimana si suami membunuh istrinya. Polisi juga belum mengetahui motifnya.
16) Kasus ini juga gelap. Selasa, 27 Juni, mayat Mr X korban pembunuhan ditemukan di Pantai Tampora, Situbondo.
Polisi menemukan tujuh luka –diduga bekas senjata tajam– di badan korban. Di lokasi kejadian di sekitar mayat juga ditemukan bekas darah berceceran. Pun, botol minuman keras dan tiga gelas.
17) Rabu, 28 Juni, kakak inisial SA, 35, menusuk adik, Muhammad Faisal, 25, hingga tewas di Jalan Kunti, Kecamatan Semampir, Surabaya.
Ironisnya, korban ditusuk kakak gegara korban membela ibunya yang dibentak si kakak.
Tersangka meminta uang ke ibunya, tapi tak diberi. Tersangka lalu membentak ibunya. Korban yang tak terima membentak balik pelaku yang membuat pelaku emosi dan menusuk adiknya hingga tewas.