Wakil Tunggal Putra Indonesia Habis: Chico Gagal Kalahkan Prannoy di Kejuaraan Dunia 2023, Ini Penyebabnya

Rabu 23-08-2023,06:11 WIB
Reporter : Retna Christa
Editor : Retna Christa

HARIAN DISWAY – Tunggal putra Indonesia kehabisan wakil di Kejuaraan Dunia 2023. Chico Aura Dwi Wardoyo, satu-satunya wakil yang tersisa di babak kedua gagal mengalahkan Prannoy HS asal India.

Dalam pertandingan di Royal Arena Kopenhagen, Denmark, Rabu, 23 Agustus dini hari, ia menyerah 9-21, 14-21 hanya dalam waktu 36 menit.

Chico tidak penjelasan atas kekalahannya. Selain, ’’ Prannoy bermain lebih bagus. Ia bisa mengontrol permainannya dengan baik.’’

BACA JUGA: Sempat Lengah, Rinov/Tari Lolos ke Babak Kedua Kejuaraan Dunia 2023, Eh Jumpa Ganda Jepang Lagi

Namun, ia mengisyaratkan bahwa kondisinya tidak prima. ’’Saya juga agak cedera karena penggunaan stroke tadi,’’ ungkap Chico. Tangannya secara tersirat mengarah ke punggung kiri.


WAKIL tunggal putra Indonesia habis: Chico gagal kalahkan Prannoy di Kejuaraan Dunia 2023, ini penyebabnya.-PP PBSI-

Pemain 25 tahun itu tidak menampakkan kekecewaan. Ia sudah menduga akan sulit sekali mengalahkan Prannoy, yang di kejuaraan kali ini ditempatkan sebagai unggulan kesembilan.

Apalagi ia juga kalah head-to-head oleh Prannoy. Semua itu membuat Chico berpikir bahwa levelnya memang di bawah Prannoy.

BACA JUGA: Dejan/Gloria Melaju ke Babak Ketiga Kejuaraan Dunia 2023 Setelah Hajar Unggulan Kesembilan, Gloria: Hari Ini Kami Keren!

Padahal, sebenarnya data di atas kertas tidak menunjukkan bahwa Chico inferior. Ia hanya kalah head-to-head 1-2. Dalam pertemuan terakhir di Kejuaaan Asia 2023, Chico memang kalah. Tapi, ia mampu menyulitkan Prannoy dalam rubber game yang ketat. Artinya, Prannoy bukannya tidak mungkin ia kalahkan.

Faktanya, Chico bermain kurang taktis dalam pertandingan dini hari tadi. Pukulannya kurang bervariasi. Sehingga dalam beberapa servis saja, Prannoy sudah bisa membaca pola permainan pemain peringkat 21 dunia tersebut.

BACA JUGA: Jonatan Christie Bingung dengan Kekalahan dari Lee Zii Jia di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2023

Chico juga tampak tertekan. Pergerakannya lesu, seperti kurang tenaga. Serta bingung sendiri hendak mengembangkan permainan.

Ia tidak berani mengembangkan serangan, hanya mengandalkan lob-lob tanggung. Berkali-kali smash-nya diarahkan ke badan lawan. Awal-awal berhasil. Namun, karena tidak ada variasi, Prannoy mudah menghindar.

Dari segi netting juga kalah. Setiap kali bermain di depan net, shuttlecock Chico selalu nyangkut. Sedangkan placing Prannoy sering kali berhasil masuk ke daerah Chico. Ia sangat pintar membaca kelemahan Chico dan mengeksploitasinya.

BACA JUGA: Debut di Kejuaraan Dunia BWF 2023, Apriyani/Fadia Diharapkan Lebih Rileks

’’Ke depannya, strategi harus dimatangkan lagi. Selain itu stroke pukukan juga diperbaiki,’’ kata Chico.

Tunggal putra Indonesia memang apes di Kejuaraan Dunia 2023 ini. Mereka tidak diperkuat andalannya, Anthony Sinisuka Ginting. Pemain yang menempati peringkat 2 dunia itu absen lantaran masih berduka setelah meninggalnya sang bunda.

Dipimpin Jonatan Christie, unggulan kelima itu malah lebih dulu angkat koper dari Kopenhagen. Ia takluk dua game langsung kepada Lee Zi Jia di babak pertama.

BACA JUGA: Tampil Sebagai Unggulan, Gregoria Mariska Tunjung Mengaku Ingin Menikmati Pertandingan

Terakhir, Chico Aura Dwi Wardoyo tumbang di babak kedua.

Hari ini, di babak kedua, para pemain Indonesia yang masuk daftar unggulan mulai terjun. Antara lain, Gregoria Mariska Tunjung (8), Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (13), serta Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (11).

Demikian juga para unggulan di sektor tunggal putra. Ada Fajar Alfian/M Rian Ardianto (1), M Ahsan/Hendra Setiawan (5), Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (10), serta Bagas Maulana/M Shohibul Fikri (13). (*)

Kategori :