Gebyar Budaya Keris Nusantara: Ada Keris Madura Ageman Para Bangsawan Sumenep

Sabtu 09-09-2023,20:44 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Taufiqur Rahman

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Halili Gober, pengusaha keris asal Madura memamerkan beberapa keris koleksinya yang paling berharga. 

Salah satunya memiliki pamor (motif bilah) yang berbentuk garis-garis yang meliuk-liuk sepanjang bilah keris. Jika dilihat sekilas, gelombang-gelombang motif terlihat seperti kulit buah semangka. 

Pamor inilah yang dikenal di Jawa sebagai keris pamor Ngulit Semongko karena motifnya yang bergaris-garis gelombang.

Namun karena Halili Gober dan keris ini sama-sama berasal dari Sumenep, Madura, maka pamor itu disebut Brahma Watu, atau Bromo WatuKeris itu kata Halili adalah dikenal dengan nama Keris Karangduak. 

BACA JUGA:Gebyar Budaya Keris Nusantara: Koleksi Langka yang Diduga dari Era Singhasari dan Kediri

Menurut Halili, keris Madura memiliki ciri yang berbeda dengan keris Jawa. Yakni pamornya cenderung kasar dan luk atau lekukannya lebar. Sedangkan keris Jawa luk-nya meliuk-liuk dan penuh dengan ukiran halus. 

Kepada Harian Disway, Halili lantas menujukkan satu kerisnya yang lain. Salah satu yang baginya sangat berharga. Tidak dipajang seperti koleksi-koleksinya yang lain.

Tentu karena nilai sejarah, serta motif atau pamor yang unik. Yakni pamor dwi warna. Bagian bawahnya adalah pamor junjung derajat, sedangkan atasnya pamor tambal.

"Dulu, keris ini ada yang menawar 30 juta. Tidak saya lepas. Ini berharga sekali," katanya. Tapi ia tak menampik jika datang tawaran yang lebih tinggi dari harga tersebut.

Halili telah 35 tahun ia memiliki keris itu, yang dibeli dari pamannya. "Ini juga lazim digunakan oleh bangsawan atau keluarga kerajaan Keraton Sumenep," ujarnya.

BACA JUGA:Kolektor Magetan Pamerkan Keris Ki Ageng Mageti, Senjata Para Pejuang Laskar Diponegoro

BACA JUGA:Benda Pusaka Tingkatkan Spirit dan Aura Positif

Halili merupakan satu dari puluhan pengusaha dan kolektor keris yang terlibat dalam Gebyar Budaya Keris Nusantara 2023.

Pameran keris tersebut digelar oleh DPD ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), berlangsung di Aula Graha Beringin, Gedung DPD Partai Golkar Jawa Timur, 9 September 2023.


Keris Karangduak bermotif Brahma Watu koleksi Halili Gober, pengusaha keris asal Sumenep, Madura.-Nadia Aliya-

Satunya lagi, keris berpamor segaluh. Seperti garis-garis ekspresif yang saling berkait membentuk lengkungan-lengkungan yang meliuk.

Halili bermukim di Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong, Sumenep. Di desa itu, hampir semua penduduknya adalah pengrajin keris.

Ia pun telah sekian lama menjalani bisnis itu. "Turun-temurun dari kakek. Saya tak ingat sejak kapan. Pokoknya sudah lama sekali," pungkas pria 43 tahun itu, lantas tersenyum.(*)

Kategori :