Buat Apa Pria Curi Bra?

Minggu 07-04-2024,09:52 WIB
Oleh: Djono W. Oesman

Pelaku dan korban pencurian bra, pria S dan perempuan C, dipertemukan di kantor polisi Jumat, 5 April 2024. Pelaku minta maaf, korban memaafkan. Mereka damai. Anehnya, S ternyata sudah punya istri, tapi belum punya anak. Mengapa ia mencuri bra tetangganya?

KELAINAN,” ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang kepada wartawan tentang pria S. ”Diduga ia punya kelainan seks,” tambahnya.

Karena kejahatan tipiring (tindak pidana ringan), polisi mempertemukan pelaku dan korban dalam proses damai. Disebut restorative justice. Jika korban memaafkan pelaku, perkara selesai begitu saja. Tidak lagi disidik polisi.

Di pertemuan yang disaksikan polisi itu, S meminta maaf lagi. S minta maaf pertama saat ia kepergok C, sesaat setelah mencuri bra milik C di jemuran halaman depan rumah C di kompleks perumahan elite Bintaro, Tangerang Selatan, Banten. S juga mukim di kompleks itu. Cuma beda blok dengan rumah C dan mereka tidak saling kenal.

BACA JUGA: Mengendap-endap Nyolong Ini…

Permintaan maaf S diterima C, dimaafkan. Itu terjadi setelah S menceritakan bahwa ia punya istri. Kejadian itu memalukan S dan tentu saja istrinya. Pengakuan S, pencrian itu ia lakukan spontan. Katanya begini:

”Entah mengapa, tiba-tiba saya tertarik pada itu (bra di jemuran halaman depan rumah C). Lalu, saya mengambilnya.”

Pengakuan itu membuat korban yang sudah bersuami lega. Sebab, dengan pengakuan itu, tidak timbul kecurigaan kemungkinan C bakal dipelet atau akan dicelakai ilmu hitam lainnya. Apalagi, S ternyata sudah beristri. Pun, bra yang dicuri sudah langsung dikembalikan saat itu juga, Rabu, 3 April 2024.

BACA JUGA: Penipuan Digital dan Pencurian Data Pribadi Marak, Ini 4 Cara Mencegahnya

Warganet yang heboh. Ramai di medsos. Sebagian besar komen warganet, menduga bahwa pelaku sedang menjalankan ilmu hitam dari dukun. Tapi, diduga kuat bahwa pelaku punya kelainan seks, disebut parafilia jenis fetisisme pakaian dalam perempuan. Pengidap sangat tertarik pada pakaian dalam perempuan untuk memuaskan hasrat seksual.

Itu hal yang masih tabu di Indonesia. Meski, sudah sering terjadi. Sebab itu, polisi merahasiakan identitas pelaku, juga korban, karena sama-sama malu.

Uniknya, pengidap pria bisa saja sudah beristri dan tertarik pada pakaian dalam perempuan yang bukan istrinya. Padahal, ia bisa setiap saat memegang pakaian dalam istrinya.

BACA JUGA: Waspadai Pencurian Data Pribadi Melalui Phishing

Dikutip dari Slate (majalah anak perusahaan koran The Washington Post) edisi 19 Mei 2020 berjudul My Husband Has Been Stealing My Family’s and Friends’ Panties for Years, diungkap wawancara perempuan yang punya suami fetis dengan pakar psikologi.

Pengakuan istri yang tidak disebut identitasnya itu kepada pakar, begini:

Kategori :