Kisah Sven-Goran Eriksson, Penggemar Liverpool yang Sempat Diragukan di Timnas Inggris

Selasa 27-08-2024,08:19 WIB
Reporter : Agustinus Fransisco
Editor : Retna Christa

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 4-2 untuk Liverpool. Tapi yang lebih penting adalah kebahagiaan luar biasa yang dirasakan Sven-Goran Eriksson di hari itu.

Sven-Goran Eriksson akhirnya bisa merasakan sendiri bagaimana rasanya memimpin tim Liverpool.

BACA JUGA:Phil Foden Kembali Gabung Timnas Inggris di Euro 2024

Dia berdiri di pinggir lapangan sebagai pelatih yang mengarahkan pemain-pemain legendaris The Reds seperti Steven Gerrard, Fernando Torres, dan Jerzy Dudek.

Senyum Bahagia Sven-Goran Eriksson


Sesi konferensi pers Sven-Goran Eriksson dan Fernando Torres di laga amal kontra Ajax Legends-Instagram @433-

Selama pertandingan dia terlihat sangat terharu, bahkan tak bisa menahan air mata bahagianya. Senyumnya terus merekah sepanjang laga, seperti seorang anak kecil yang baru saja mendapatkan mainan yang selama ini ia idamkan.

Hal itu bukan sekadar pertandingan sepak bola bagi Sven-Goran Eriksson, tapi itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ketika peluit panjang dibunyikan, mengakhiri pertandingan dengan kemenangan bagi Liverpool.

Sven-Goran Eriksson meluangkan waktu sejenak untuk mengelilingi stadion dan memberikan aplaus kepada semua penonton yang hadir. Ia ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung dan membuat momen ini menjadi mungkin.

BACA JUGA:Timnas Inggris Rombak Skuad, Gareth Southgate Coret Grealish-Rashford Gara-gara...

BACA JUGA:Intip Base Camp Mewah Timnas Inggris di Euro 2024: Ada 2 Lapangan Golf, Sepak Bola, dan Spa

Momen itu begitu berarti baginya, dan dia menikmati setiap detiknya dengan penuh rasa syukur.

"Ini akan menjadi kenangan besar dalam hidup. Benar-benar indah," tuturnya dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip Liverpool Echo. "Duduk di bangku cadangan Liverpool, itu adalah impianku sepanjang hidup. Sekarang hal itu terjadi, dan ini adalah hari yang indah," tuturnya.


KISAH Sven-Goran Eriksson, penggemar Liverpool yang sempat diragukan di Timnas Inggris. Foto: Sven-Goran Eriksson menyapa fans dalam laga Liverpool Legends di Anfield, 23 Maret 2024.-Liverpool Echo-

"Penonton, permainannya, para pemainnya, segalanya, fantastis," ucapnya. "Terima kasih kepada Liverpool yang telah memberiku kesempatan ini, mengundangku untuk pertandingan penting ini. Ini bukan soal poin, tetapi pentingnya pertandingan ini luar biasa," tuturnya penuh haru.

Mantan pelatih timnas Filipina itu mengakui bahwa air matanya sempat menetes di tengah laga. Karena impiannya selama lebih dari tujuh dekade akhirnya terwujud. Meski hanya dalam pertandingan ekshibisi.

Kategori :