Koin Jagat: Manfaat, Nikmat Sesaat, dan Jalan Sesat

Sabtu 18-01-2025,13:50 WIB
Oleh: Khristin Sulistiyo*

KENIKMATAN SESAAT

Program promosi Jagat Coin Hunt secara resmi diluncurkan pada 24 Desember 2024 dan berakhir 24 Januari 2025. Total nilai hadiahnya mencapai Rp 850 juta. Ada tiga jenis koin, yaitu emas, perak, dan perunggu. 

Koin emas dihargai Rp 100 juta, koin perak senilai Rp 10 juta, dan koin perunggu atau koin keberuntungan senilai Rp 300 ribu. 

Ketika koin sudah ditemukan, pemiliknya bisa menukarkan nomor seri serta kode uniknya melalui aplikasi Jagat.

Perburuan Koin Jagat menjanjikan kenikmatan sesaat. Keuntungan finansial jelas menjadi pemicu utama popularitasnya. Aktivitas tersebut dilakukan dengan antusiasme luar biasa di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. 

Perburuan rezeki virtual menjadi hiburan dan memberikan secercah harapan. 

Bagi para pemburu, hal itu mungkin dapat menjadi jalan keluar dari kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat Indonesia. Hal itu valid terutama karena momentum peluncuran promosi tersebut bertepatan dengan kesimpangsiuran berita tentang kenaikan PPN tahun 2025. 

Dengan nominal fantastis, wajar jika perburuan Koin Jagat menjadi fenomena terkini cermin kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia yang aji mumpung ingin memperoleh rezeki instan. 

JALAN SESAT

Perburuan Koin Jagat tersebut memiliki efek domino yang cenderung destruktif. Beberapa pemburu Koin Jagat bahkan nekat menempuh jalan sesat. Dilaporkan bahwa aktivitas tersebut mengakibatkan rusaknya taman serta fasilitas umum. 

Ide awal untuk mengubah kebiasaan passive scrolling di media sosial justru menjadi sumber masalah baru. 

Demi rezeki virtual secara instan, para pemburu Koin Jagat tidak lagi peduli kepada fungsi asli aplikasi tersebut. Aktivitas pertemuan fisik yang dimediasi peta digital bukan lagi menjadi prioritas. 

Persepsi pemburu Koin Jagat sudah dipenuhi dengan orientasi ekonomis. 

Sementara itu, mengingat proyeksi Barry Beagen tentang valuasi ekonomi digital Indonesia yang dapat mencapai hampir Rp 2.000 triliun pada 2023, total hadiah Rp 850 juta untuk Koin Jagat sepertinya menjadi modal yang cukup prospektif. 

Yang patut menjadi pertanyaan selanjutnya serta patut ditunggu pembuktiannya, apakah Koin Jagat akan tetap kontinu memberikan manfaat melalui desain plaftormnya yang berbasis peta sehingga mampu mewujudkan ambisinya untuk membangun koneksi di dunia nyata yang menunjukkan rasa kepedulian terhadap teman, interaksi positif dan membangun, serta aktivitas sosial media yang lebih produktif?

Ataukah, Jagat Coin Hunt justru menjadi jalan sesat yang hanya menjanjikan kenikmatan sesaat untuk penggunanya, terutama bagi mereka yang ingin menjadi kaya secara instan? Atau, promosi bahkan mungkin justru menjadi awal kebangkrutan sebuah platform media sosial? 

Kategori :