Namun, untuk adegan-adegan tertentu yang membutuhkan suasana yang lebih klasik sesuai naskah, tim produksi memutuskan untuk melanjutkan syuting di sebuah pabrik gula non-aktif di Klaten.
BACA JUGA:Sinopsis The Monkey, Film Horor Komedi Adaptasi Cerita Pendek Stephen King
BACA JUGA:Sudah Tayang! Sinopsis Nosferatu, Horor Gothic Calon Film Terseram 2025
Pabrik gula itu sudah lama tidak beroperasi dan dianggap memiliki atmosfer yang sangat kuat, bahkan terkesan angker.
Proses syuting di Klaten berlangsung lebih lama. Yaitu sekitar tiga minggu.
Tidak hanya itu, demi memberikan kesan yang lebih nyata, tim produksi film Pabrik Gula juga membeli ladang tebu seluas empat hektare dari petani setempat untuk digunakan sebagai properti dalam proses syuting.
Dalam wawancara, sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil untuk menggambarkan kehidupan buruh pabrik gula secara lebih realistis. Juga memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai dunia industri gula pada masa itu.
BACA JUGA:Sinopsis Sekuel Iblis dalam Kandungan 2: Deception, Tayang 27 Februari 2025
BACA JUGA:Sinopsis Pernikahan Arwah, Angkat Budaya Tionghoa Dalam Alur Cerita
Dari segi visual dan atmosfer, lokasi syuting yang dipilih memang memberikan dampak yang luar biasa.
Film horor Pabrik Gula menawarkan banyak hal menarik yang patut untuk dinantikan.
Dari adaptasi thread viral Simpleman hingga penyajian film dalam dua versi yang berbeda, film tersebut sepertinya akan menjadi sebuah pengalaman horor yang tak terlupakan.
Tidak hanya itu, dengan pemutaran perdana di Los Angeles, Pabrik Gula berpotensi besar untuk memperkenalkan horor Indonesia ke dunia internasional.
Jadi, apakah kamu siap untuk merasakan ketegangan yang ditawarkan oleh Pabrik Gula? Pastikan menontonnya di bioskop pada Lebaran Idul Fitri! (*)
*)Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya