BACA JUGA:1 Tahun MBG Capai 55 Juta Penerima Manfaat, Prabowo Tekankan Nol Kesalahan
BACA JUGA:Menkeu Purbaya: Anggaran Bencana Rp60 Triliun Cukup, Dana MBG Tak Dialihkan
Di sisi lain, pemerintah tetap menunjukkan optimisme. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai alokasi besar untuk MBG justru membuka peluang ekonomi baru, terutama di tingkat akar rumput.
"Kalau program ini meluncur di grassroots, tentu mempunyai efek terhadap pertumbuhan ekonomi," ucap Menko Airlangga.
Perdebatan soal MBG kini menempatkan pemerintah pada persimpangan kebijakan fiskal. Di satu sisi, program ini diklaim sebagai pengungkit kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Namun di sisi lain, tekanan defisit dan lonjakan utang menjadi alarm serius bagi keberlanjutan keuangan negara ke depan. (*)