Ministorum bukan pencipta teknologi dalam arti ilmiah. Peran itu milik Adeptus Mechanicus. Namun Ministorum mengkuduskan teknologi.
BACA JUGA:LARP: Menyelami Dunia Fantasi di Dunia Nyata
BACA JUGA:Sejarah MOBA, dari Mod Warcraft hingga Raja Mobile Gaming
Relik suci seperti:
-
Rosarius: Medan energi pelindung berbasis iman.
-
Eviscerator: Chainsword raksasa milik pendeta perang.
-
Icon of the Emperor: Artefak morale yang meningkatkan fanatisme pasukan.
Segala mesin dianggap memiliki roh (Machine Spirit). Mengoperasikannya tanpa doa adalah penistaan agama. Adeptus Ministorum menjaga Imperium, tetapi juga menguburnya dalam stagnasi. Inovasi dicurigai, pengetahuan dibatasi, jutaan orang mati dalam hukuman pembakaran akibat tudingan bid'ah yang mungkin hanya berbeda tafsir.
Namun di semesta tanpa harapan, Ministorum memberi makna. Dalam kegelapan, manusia masih bisa percaya.
Adeptus Ministorum adalah paradoks Warhammer 40K. Mereka menyelamatkan dan menghancurkan. Memberi harapan dan menciptakan neraka. Tapi satu hal pasti: tanpa iman, Imperium Manusia sudah lama runtuh.
Dalam Warhammer 40K, kebenaran tidak penting. Yang penting adalah keyakinan. Dan selama doa masih dipanjatkan, Imperium akan terus bertahan. Meski harus membakar seluruh galaksi demi itu. (*)