Kendati latihannya berat, Oliv puas dengan hasilnya. Namun, dia selalu menegaskan bahwa kompetisi bukan soal kalah atau menang.
“Tetap latihan dan tetap ikut lomba. Ini seperti ulangan, untuk menilai diri sendiri apakah ada kemajuan atau tidak,” tegasnya.
BACA JUGA:Usai 32 Emas di PON Bela Diri 2025, KONI Jatim Siapkan Strategi Baru Menuju Manado 2026
BACA JUGA:Bagua Zhang, Filosofi Seni Bela Diri dari Tiongkok yang Mengalir Seperti Naga
TAI CHI menjadi primadona dalam SLC CUP 2026 yang digelar di Fairway Nine Mall, Surabaya, pada Minggu, 18 Januari 2026. -Amelia Puspa Ningrum-Harian Disway
Dia menambahkan bahwa Tai Chi membuatnya merasa lebih sehat, lentur, dan mampu meningkatkan fokus saat aktivitas sepanjang hari.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Tianxia Taijiquan Indonesia, Adi Setiago, Tai Chi berakar pada konsep yin dan yang. Fungsinya adalah menyeimbangkan dua arah yang berlawanan. Ditunjukkan dalam gerakan Tai Chi yang lembut dan tegas, serta keseimbangan antara ketenangan dan kekuatan.
“Kekuatan kaki itu utama, pernapasan harus terkontrol, konsentrasi dan emosi dijaga. Pedang tidak boleh jatuh dan setiap jurus harus dimainkan dengan menjiwai,” jelas Adi yang juga merupakan pelatih Tai Chi itu.
Tiap tahun, SLC CUP menghadirkan konsep kompetisi yang berbeda. Tahun ini, para pemenang akan mendapatkan kesempatan latihan ke Jepang dengan subsidi biaya sebesar 40 persen. (*)
BACA JUGA:Jackie Chan Masih Menyala di Film Panda Plan, Paduan Sempurna Aksi Bela Diri dan Komedi
BACA JUGA:Sinopsis Officer Black Belt, Menikmati Kim Woo Bin Jadi Polisi yang Jago Bela Diri
*) Peserta Magang Kemnaker RI