HARIAN DISWAY- Audi mengumumkan program pengembangan pembalap menjelang musim debut mereka. Program strategis ini akan dipimpin oleh mantan pembalap F1 dan legenda balap ketahanan, Allan McNish sebagai direktur.
Inisiatif tersebut menjadi bagian penting dari strategi Tim Audi untuk membangun tim Formula 1 yang kompetitif.
Program ini dirancang untuk mengidentifikasi dan mendukung pembalap muda berpotensi, sekaligus menyediakan jalur yang jelas menuju level tertinggi motorsport.
Para anggota program ini akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan kelas dunia yang meliputi pengembangan perfroma di lintasan, kemampuan mengemudi, hingga aspek performa manusia, media, serta pemasaran.
Allan McNish membawa pengalaman luas ke dalam peran barunya tersebut. Selain pernah berkompetisi di Formula 1 pada tahun 2022, McNish juga dikenal sebagai tiga kali pemenang ajang 24Hours of Le Mans. Ia memiliki latar belakang kuat di manajemen tim serta hubungan panjang dengan Audi.
"Dipercayakan untuk menemukan fondasi masa depan Tim Audi Revolut F1 adalah suatu kehormatan besar," ujar McNish.
Ia menegaskan bahwa Audi tidak hanya mencari pembalap cepat, tetapi juga individu dengan ketahanan mental, kecerdasan, serta pola pikir tim yang kuat.
BACA JUGA:Audi F1 Pasang Target Juara Dunia 2030, Mattia Binotto Bangun Fondasi di Era Baru F1
BACA JUGA:Jonathan Wheatley Terharu Saat Audi Revolut F1 Luncurkan R26 Jelang Musim 2026
Tim Audi Tim Audi F1 menjalani sesi persiapan intensif di Pit Lane Sirkuit Catalunya-audif1-instagram
Kepala Tim Audi, Jonathan Wheatley menambahkan bahwa invstasi pada pembalap muda merupakan pilar utama strategi Formula 1 Audi. Menurut Wheatley, McNish mencerminkan komitmen serius dalam membangun tim pemenang.
Program ini juga akan memnafaatkan fasilitas simulasi dan teknologi pengembangan terbaru milik Audi. Kolaborasi erat antara pembalap muda, insinyur, dan tim teknis menjadi fokus utama dalam proses pembinaan.
Audi ingin memastikan setiap talenta yang dibina memiliki pemahaman menyeluruh tentang dinamika tim Formula 1. Program ini diyakini akan mempercepat adaptasi pembalap menuju level kompetisi tertinggi dunia balap.
Langkah ini mengaskan keseriusan Audi dalam menantang tim yang mapan sejak musim debut merek. Dengan kepemimpinan McNish, Audi optimis dapat mencetak talenta masa depan yang selaras dengan filososfi dan ambisi tim. (*)
*) Mahasiswa Magang Program Studi Sastra Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peserta DIP Batch 11.