Menurut Subandi, pekerjaan yang paling kompleks justru telah diselesaikan. “Sekarang tinggal pengerjaan bagian atas dan itu tidak mengganggu konstruksi bawah,” tambahnya.
BACA JUGA:Khofifah Tinjau Lokasi Banjir Bandang Situbondo, Bagikan Bantuan dan Minta Dapur Umum
Target penyelesaian proyek mengacu pada jadwal semula, yakni 14 Februari 2026. Ia meminta Dinas PUBMSDA untuk segera menuntaskan pembenahan tanah pada beberapa titik pendukung.
Itu dilakukan agar rumah pompa dapat segera difungsikan. “Nanti besi-besinya ditarik supaya dam bisa langsung difungsikan,” tegasnya.
Selain pembangunan rumah pompa, Pemkab Sidoarjo merencanakan normalisasi sungai hingga ke muara. Langkah tersebut dinilai penting agar aliran air lancar dan kinerja pompa lebih optimal saat hujan dengan intensitas tinggi.
Subandi berharap kondisi cuaca dalam beberapa pekan ke depan cukup kondusif. Dengan begitu, proses pengerjaan tidak terkendala hujan deras.
Ia juga mengapresiasi kerja para pekerja di lapangan yang terus berupaya mengejar target penyelesaian proyek. “Harapan kita bersama, dengan dibangunnya dam dan rumah pompa ini, banjir di Tanggulangin dan Candi bisa benar-benar terurai,” pungkasnya. (*)