Semeru Siaga: Erupsi 3 Kali Beruntun, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km

Jumat 30-01-2026,12:59 WIB
Reporter : Elviana Br Bangun
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Pada Jumat, tanggal 30 Januari pagi, Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Provinsi Jawa Timur kembali mengalami erupsi sebanyak 3 kali. Tinggi letusannya mencapai 1 kilometer (km).

Dalam laporan tertulis di Lumajang pada hari jumat, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru Sigit Rian Alfian menyampaikan bahwa erupsi pertama terjadi pada pukul 04.44 WIB dengan tinggi letusan terlihat sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Kolom abu terlihat berwarna putih ke abu-abu yang mengarah ke timur laut dan timur. Berdasarkan data seismograf, letusan ini memiliki kekuatan amplitudo maksimum 22 milimeter (mm) dengan durasi 154 detik.

Pada pukul 05.16 WIB terjadi letusan kedua dengan ketinggian 900 meter di atas puncak (4.576 mdpl), lebih tinggi dari letusan pertama.

BACA JUGA: Kolom Abu Capai 1 Km, Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini

BACA JUGA: Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini Kolom Abu Capai 700 Meter

Kolom abu letusan kedua terlihat berwarna putih ke abu-abu yang mengarah tebal ke timur. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter(mm) dengan durasi 122 detik.

Selanjutnya, gunung Semeru kembali meletus pada pukul 05.52 WIB. Erupsi ini merupakan letusan ketiga. Letusan ketiga tersebut merupakan letusan terbesar dari dua letusan sebelumnya dengan lontaran material berupa kolom abu yang mencapai 1.000 meter (1 km) di atas puncak (4.676 mdpl).

Kolom abu terlihat berwarna putih ke abu-abu yang mengarah tebal ke timur. Dari rekaman seismograf, letusan tersebut memiliki kekuatan amplitudo maksimum 23 milimeter (mm) dan durasi 108 detik. 

Sigit menyampaikan bahwa Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik level III (siaga), Hal ini membuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan larangan aktivitas masyarakat di dalam radius 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi) di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan. 

BACA JUGA: Gunung Semeru Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 1.000 Meter ke Arah Timur

BACA JUGA: Gunung Semeru 6 Kali Erupsi Sejak Pagi, Tinggi Letusan Mencapai 1 Km

Selain itu, masyarakat juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini dikarenakan lokasi tersebut berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Selanjutnya, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 Kilometer dari kawah Gunung Semeru. Hal ini dikarenakan lokasi tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu.

Masyarakat dianjurkan untuk waspada kemungkinan awan panas, guguran lava, serta lahar di sepanjang aliran sungai yang berasal di puncak Gunung Semeru, terkhususnya di sepanjang Besuk Kembar, dan Besuk Sat, juga kemungkinan lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan cabang Besuk Kobokan.(*)

Kategori :