HARIAN DISWAY – Menjelang Ramadan 2026, pelaku UMKM penjual hampers, kue kering, parcel, dan gift box bersiap menghadapi lonjakan pesanan. Bukan hanya produksi yang meningkat, tetapi juga pengelolaan media sosial dan WhatsApp akibat permintaan membludak.
Pada momen inilah peluang freelance admin media sosial terbuka lebar. Banyak pemilik usaha kecil mengaku kesulitan membalas pesan pelanggan tepat waktu, memperbarui konten promosi, hingga merekap pesanan yang masuk setiap hari.
Pesan pelanggan pun jadi terlambat dibalas. Konten promosi tidak rutin diunggah. Testimoni pembeli terlewat untuk di-posting. Bahkan, ada calon pembeli yang batal memesan karena tidak mendapat respons cepat.
Kondisi ini membuat banyak UMKM mulai mencari solusi praktis: merekrut freelance admin media sosial khusus selama campaign Ramadan.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Pekerjaan Freelance yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga
BACA JUGA:Kerja dari Rumah Dibayar Dolar, Ini Daftar Situs Freelance Luar Negeri yang Terbukti Membayar
Mengapa Memilih Pekerjaan Freelance saat Ramadan?
FREELANCE ADMIN media sosial pada momen Ramadan banyak dicari oleh pelaku usaha. --pexels
Tugas admin sebenarnya sederhana. Mereka hanya diminta membalas DM Instagram dan chat WhatsApp dengan cepat.
Kadang, mereka juga bertugas mengunggah feed dan story promosi setiap hari. Selain itu, mereka juga mem-posting testimoni, serta membantu merekap pesanan ke dalam Google Sheet agar pemilik usaha mudah memantau order.
Kebutuhan ini tidak menuntut keahlian teknis yang rumit. Cukup memahami cara menggunakan Canva, mampu menulis caption jualan yang jelas, teliti dalam mencatat pesanan, dan responsif saat membalas pesan.
Menariknya, banyak UMKM lebih memprioritaskan admin yang sigap dibandingkan menyewa desainer profesional. Bagi mereka, kecepatan respons dan konsistensi posting jauh lebih berdampak pada penjualan selama Ramadan.
BACA JUGA:6 Website Freelance Internasional Tepercaya untuk Pekerja Lepas
BACA JUGA:Freelance Lebih Diminati Gen Z? Ini 8 Alasannya
Penghasilan Menjanjikan
Dari sisi penghasilan, freelance admin Ramadan dinilai cukup menjanjikan. Untuk satu brand, tarif yang ditawarkan berkisar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta selama periode campaign.
Jika seorang admin menangani dua hingga tiga brand sekaligus, potensi pendapatan bisa meningkat signifikan dalam satu bulan.
Jam kerja pun relatif fleksibel. Aktivitas paling ramai biasanya terjadi pada sore hingga malam hari, saat calon pembeli aktif bertanya mengenai harga, isi hampers, dan jadwal pengiriman.
Peluang ini banyak ditemukan pada akun Instagram penjual kue kering, hampers Lebaran, florist, parcel sembako, hingga bakery rumahan. Ciri akun yang membutuhkan admin biasanya terlihat dari story yang jarang diperbarui, feed yang tidak rapi, serta respons pesan yang lambat.
BACA JUGA:5 Tip Jadi Freelance Host Live Streaming Tiktok 2026 yang Jago Jualan Produk Skincare
BACA JUGA:Ingin Bekerja dari Rumah? Ini 6 Pekerjaan Freelance yang Bisa Dicoba
Momentum terbaik menawarkan jasa ini adalah sekitar H-45 hingga H-30 sebelum Ramadan. Pada masa tersebut, pelaku usaha mulai menyadari lonjakan permintaan akan segera datang dan membutuhkan bantuan tambahan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa transformasi digital UMKM tidak selalu membutuhkan strategi rumit. Dalam praktiknya, kehadiran admin media sosial yang responsif selama Ramadan justru menjadi kunci menjaga kepercayaan pelanggan dan meningkatkan penjualan.
Dengan persiapan yang tepat, peluang freelance admin media sosial khusus campaign Ramadan 2026 hampers menjadi kesempatan kerja musiman yang realistis, mudah dijalankan dari rumah, dan sangat dibutuhkan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia. (*)