Sayang, Prabowo Tidak Datang

Sabtu 14-02-2026,09:27 WIB
Reporter : Dhimam Abror Djuraid*
Editor : Yusuf Ridho

PEMBISIK presiden: Lapor, Pak Presiden, kondisi kita genting!

Presiden: Cepat, lakukan gentingisasi.

Dialog presiden dan pembantunya itu divisualkan dalam karikatur dan meme yang beredar di media sosial. Presiden Prabowo Subianto mengundang semua kepala daerah untuk menerima taklimat. Salah satunya, Prabowo memerintah kepala daerah untuk melakukan gerakan gentingisasi, mengganti atap rumah yang terbuat dari seng dengan genting.

Ilustrasi itu menunjukkan skala prioritas dalam kebijakan seorang presiden. Prabowo Subianto presiden bertipe populis dan impulsif. Ia sering membuat kebijakan mikro berdasar impulsinya sendiri. 

Akhir tahun lalu Prabowo menerima kunjungan Presiden Brasil Lula da Silva. Setelah kunjungan itu, Prabowo memutuskan untuk menjadikan bahasa Portugis dan bahasa Spanyol sebagai bahasa prioritas yang harus diajarkan di sekolah. Entah bagaimana realisasi dari kebijakan itu sekarang.

BACA JUGA:Prabowo Baru

BACA JUGA:Prabowo-Jokowi: Panas Dingin Suksesi

Pekan ini insan pers seluruh Indonesia menyelenggarakan acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Serang, Banten, 9 Februari. Sudah menjadi tradisi bahwa presiden Republik Indonesia hadir dalam acara puncak itu. Prabowo memecahkan rekor sebagai presiden yang tidak hadir dalam acara puncak HPN dua tahun berturut-turut.

Dua presiden terdahulu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo, selalu menghadiri acara HPN setiap tahun. SBY memegang rekor sebagai presiden yang selalu hadir di HPN selama sepuluh tahun. Jokowi di urutan kedua dengan sembilan kali hadir, sekali absen.

Tahun lalu Prabowo tidak hadir karena PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) sedang mengalami perpecahan dan terjadi dualisme kepemimpinan. HPN diselenggarakan di dua tempat, Banjarmasin dan Pekanbaru. Absennya Prabowo bisa dimaklumi.

BACA JUGA:Lain Bung Karno, Lain Prabowo Subianto: Sikap Indonesia soal Sanksi IOC

BACA JUGA:Healing Prabowo

Tahun ini PWI sudah bersatu. Acara HPN tahun ini diharapkan menjadi simbol rekonsiliasi wartawan seluruh Indonesia dan Prabowo diharapkan hadir menjadi saksi.

Sayang, Prabowo tidak datang. Mungkin para pembisik tidak berhasil meyakinkan Prabowo untuk datang. Atau, para pembisik meyakinkan Prabowo untuk tidak datang. Pada hari yang sama, Prabowo mengundang pimpinan TNI-Polri untuk rapat di istana. 

Kalau Prabowo mau, pertemuan itu bisa digeser seteleh menghadiri HPN di Serang, yang jaraknya hanya satu setengah jam perjalanan dari Jakarta.

Kategori :