SOLO, HARIAN DISWAY – Kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, mendadak ramai diperbincangkan.
Penyebabnya, lokasi tersebut muncul dengan label “Tembok Ratapan Solo” di aplikasi Google Maps. Fenomena tersebut mulai viral sejak akhir pekan lalu dan cepat menyebar melalui TikTok serta Instagram.
BACA JUGA:DPR Balas Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK, Tidak Tandatangan Bukan Berarti Tidak Terlibat
BACA JUGA:Polda Metro Jaya Tolak Buka 709 Dokumen Bukti Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Sejumlah netizen bahkan mendatangi lokasi untuk berfoto maupun merekam video dengan gaya berpura-pura menangis di depan pagar rumah Jokowi.
Awal Mula Label Tembok Ratapan Solo
Perubahan nama lokasi di Google Maps pertama kali terdeteksi pada Sabtu, 15 Februari 2026. Seorang pengguna mengedit nama titik lokasi menjadi “Tembok Ratapan Solo”.
Istilah yang merujuk pada Tembok Ratapan di Yerusalem, tempat yang kerap diasosiasikan dengan doa dan curahan keluh kesah.
Di Solo, istilah tersebut dimaknai secara berbeda. Netizen menjadikannya bahan humor sekaligus ekspresi nostalgia.
BACA JUGA:Jokowi Akan Bekerja Mati-Matian untuk PSI, Yakin Bisa Amankan Kursi DPR RI di Pemilu 2029
BACA JUGA:Jokowi Tanggapi Penyebutan Namanya di Kasus Kuota Haji
Salah satu unggahan awal yang memicu viralitas berasal dari akun Instagram @indopium. Konten itu menampilkan seorang pemuda berpura-pura meratap di depan pagar rumah Jokowi.
Video itu pun lantas ditonton jutaan kali dan melahirkan banyak konten serupa.
Hingga kini, label tersebut masih muncul bagi sebagian pengguna Google Maps. Meski demikian, perubahan nama ini bersifat sementara dan bisa dilaporkan untuk dikembalikan ke nama semula.
Beragam komentar pun bermunculan, mulai dari menyebut lokasi tersebut sebagai “spot hype Gen Z” hingga “Tembok Ratapan di Solo kini jadi viral”.
Respons Ajudan Jokowi