5 Tip Cegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan 2026

Rabu 25-02-2026,11:34 WIB
Reporter : Elizabeth Natasya*
Editor : Indria Pramuhapsari

HARIAN DISWAY - Ramadan menghadirkan perubahan dalam aktivitas sehari-hari. Sejak terbit fajar hingga jelang senja, umat muslim beraktivitas tanpa asupan makanan dan minuman. Dehidrasi pun kerap membayangi.

Saat berpuasa, ritme tubuh ikut menyesuaikan. Jam makan bergeser, waktu istirahat berkurang, sementara aktivitas tetap berjalan seperti biasa.

Dalam situasi itu, tubuh dituntut mampu mengelola energi dan cairan dengan lebih bijak. Dengan demikian, kebugaran badan tetap terjaga sampai waktu berbuka tiba. 

Namun, rasa haus sering tak tertahankan pada tengah hari. Tenggorokan kering, konsentrasi menurun. Semua menjadi tanda tubuh mulai dehidrasi atau kekurangan cairan.

BACA JUGA:Cara Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa tanpa Olahraga Berat

BACA JUGA:Ini Waktu Terbaik Minum Kopi saat Puasa Ramadan agar Tidak Perih di Lambung


MINUM AIR PUTIH lebih banyak pada saat sahur dan buka selama Ramadan. -Antonio Guillem-iStockphoto.com

Dehidrasi saat puasa kerap dianggap wajar. Tidak banyak orang yang mempedulikannya. Padahal, kondisi itu bisa dicegah. Kuncinya adalah memilih menu sahur yang tepat.

Selain itu, perhatikan pula kebiasaan kecil yang diam-diam memperparah rasa haus. Baik yang berkaitan dengan asupan sahur atau buka, dan aktivitas sehari-hari.

Ada beberapa langkah dan strategi sederhana yang bisa dilakukan terkait asupan cairan. Tentu saja, bukan dengan minum sebanyak-banyaknya dalam satu waktu.

Melainkan, bagaimana mengatur strategi cairan, memilih asupan yang tepat, serta menjaga kebiasaan harian. Dengan menerapkan langkah-langkah itu, tubuh akan tetap terhidrasi meski tanpa minum seharian.

BACA JUGA:Tip Atur Waktu Tidur Agar Tetap Produktif Saat Puasa

BACA JUGA:Tip Mencegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan 2026


BANYAK MENGELUARKAN KERINGAT juga patut diantisipasi karena bisa memicu  dehidrasi. -Doucefleur-iStockphoto.com

Berikut beberapa tip yang bisa diterapkan agar puasa tetap lancar tanpa dehidrasi:

1. Terapkan Pola Minum 2-4-2

Atur konsumsi air putih menjadi beberapa tahap. Dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari (setelah makan dan sebelum tidur), dan dua gelas saat sahur.

Pola itu membantu tubuh menyerap cairan secara bertahap. Sehingga cadangan air lebih optimal dan tidak langsung terbuang.

2. Pilih Menu Sahur yang Tinggi Serat dan Air

Perbanyak konsumsi buah dan sayur. Seperti semangka, melon, timun, dan jeruk. Kandungan air dan seratnya membantu menjaga hidrasi lebih lama.

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum juga dicerna lebih lambat. Sehingga tubuh tidak cepat merasa lemas atau haus.

BACA JUGA:Dehidrasi Kronis Bisa Ganggu Aktivitas, Kenali Gejala dan Solusinya

BACA JUGA:Dehidrasi dan Kelelahan Picu Lonjakan Penyakit Kronis Jamaah Haji, Ini Imbauan Medisnya

3. Kurangi Makanan Asin dan Terlalu Pedas

Makanan tinggi garam dapat memicu rasa haus lebih cepat. Sebab, untuk mencerna jenis makanan tersebut tubuh membutuhkan lebih banyak cairan. 

Begitu juga makanan pedas. Itu merangsang pengeluaran keringat berlebih. Mengontrol asupan tersebut saat sahur bisa membuat tenggorokan lebih “tenang” sepanjang hari.

4. Batasi Minuman Berkafein

Teh, kopi, atau minuman bersoda memiliki efek diuretik. Dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Jika dikonsumsi berlebihan saat sahur atau malam hari, tubuh justru kehilangan lebih banyak cairan. Bila ingin tetap minum kopi, sebaiknya imbangi dengan tambahan air putih.

5. Konsumsi Buah Tinggi Kandungan Air

Semangka, melon, jeruk, hingga pepaya dikenal memiliki kadar air lebih dari 80 persen. Jenis buah-buahan itu tepat untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan.

BACA JUGA:6 Cara Cegah Dehidrasi Saat Musim Panas

BACA JUGA:Hati-hati dengan Dehidrasi, Inilah Tanda-Tanda Tubuh Belum Cukup Air...

Selain itu, buah-buahan tersebut juga menyumbang serat serta mineral penting. Seperti magnesium yang mendukung kerja metabolisme.

Kombinasi tersebut membuat tubuh lebih terjaga hidrasi alaminya. Sehingga tidak mudah terasa kering. Apalagi saat beraktivitas di siang hari. Dengan langkah sederhana tapi konsisten, rasa haus berlebihan bisa diminimalkan (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, Untag Surabaya.

Kategori :