Sleep Revenge setelah Tarawih, Dampak Kurang Istirahat dan Risiko Gangguan Kesehatan saat Ramadan

Rabu 04-03-2026,11:00 WIB
Reporter : Salsabila
Editor : Guruh Dimas Nugraha

HARIAN DISWAY - Di bulan Ramadan, selain puasa dan ibadah malam seperti tarawih, muncul fenomena baru.

Terutama menjangkiti generasi muda. Yaitu sleep revenge, kebiasaan sengaja menunda tidur setelah tarawih. Dengan maksud mengambil kembali waktu pribadi setelah seharian beraktivitas.

Istilah itu merujuk pada perilaku menunda waktu tidur demi melakukan aktivitas lain. Meskipun tubuh sebenarnya sangat membutuhkan istirahat.

Fenomena itu sering terlihat ketika seseorang usai menjalankan salat tarawih. Kemudian ia memilih menghabiskan waktu dengan menonton video, bermain gadget, atau aktivitas santai lainnya. Bahkan ketika tubuh sudah mengantuk.

BACA JUGA:Bahaya Kurang Tidur Akibat Begadang yang Harus Diwaspadai

BACA JUGA:Bahaya Banget! Ini 3 Dampak Buruk Kurang Tidur

Kebiasaan itu disebut sebagai bentuk pelampiasan. Sebagai ganti dari waktu siang yang terasa padat oleh pekerjaan atau kegiatan lain.

Konsekuensi Kurang Tidur


Bahaya Banget! Dampak Buruk Kalau Kurang Tidur - Sulit Mengontrol Emosi dan Fokus.--Pinterest

Kebiasaan sleep revenge memiliki dampak buruk pada kualitas tidur. Menunda tidur secara konsisten menyebabkan durasi istirahat malam berkurang drastis. Hal itu pada akhirnya memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Kekurangan tidur dapat menyebabkan mudah lelah, gangguan konsentrasi, suasana hati yang berubah-ubah, hingga melemahnya daya tahan tubuh.

Jika tubuh tidak mendapatkan cukup tidur berkualitas, fungsi kognitif seperti memori dan daya fokus dapat menurun.

BACA JUGA:Begini Dampak Kurang Tidur pada Ibu Hamil

BACA JUGA:Mengatur Pola Tidur Sesuai Sunnah untuk Hidup Lebih Sehat dan Produktif

Hal tersebut dapat membuat risiko masalah kesehatan lain. Seperti stres dan meningkatnya gangguan suasana hati.

Pemicu Sleep Revenge

Para ahli menjelaskan bahwa kegiatan ibadah malam dan jadwal sahur yang berubah menyebabkan pola tidur menjadi terfragmentasi.

Kategori :