Otoritas manajemen darurat New York mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi pembatalan penerbangan, penutupan jalan, serta kemacetan di sekitar bandara. Warga juga diminta menggunakan rute alternatif.
BACA JUGA:Warganet Amerika Serikat Kecewa TikTok Diblokir: Sedih, Berharap Bisa Diakses Kembali
Insiden itu terjadi di tengah kondisi operasional bandara yang sebelumnya sudah terganggu oleh cuaca buruk. Selain itu, keterlambatan layanan keamanan juga dilaporkan terjadi akibat dampak keterbatasan pendanaan federal yang memengaruhi jumlah staf.
Bandara LaGuardia, yang terletak di wilayah Queens, merupakan bandara tersibuk ketiga di New York dengan jumlah penumpang mencapai 33,5 juta orang pada 2024.
Bandara itu juga baru saja menyelesaikan proyek renovasi besar senilai 8 miliar dolar AS pada tahun yang sama, termasuk pembangunan terminal dan akses jalan baru.
Kecelakaan itu menambah daftar insiden penerbangan fatal di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, pada Januari 2025, tabrakan antara pesawat penumpang dan helikopter militer di dekat Washington menewaskan 67 orang.
Sejumlah insiden lain juga tercatat terjadi di darat, termasuk kecelakaan dan situasi nyaris tabrakan di landasan pacu, yang kembali menyoroti aspek keselamatan operasional penerbangan. (*)