Makam Kerajaan Dinasti Ming di Shanxi Ungkap Sistem Klan Kekaisaran

Sabtu 28-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

“Prasasti yang ditemukan memuat informasi penting. Meliputi adat pemakaman, gelar, gaji, hingga praktik pernikahan dalam keluarga kekaisaran Dinasti Ming,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pernikahan anak-anak Zhu Yinxun diatur secara strategis. Dibicarakan dengan keluarga pejabat maupun tokoh lokal terkemuka.


Sebuah prasasti batu ditemukan di makam keluarga Zhu Yinxun, keturunan generasi keenam dari Zhu Yuanzhang, kaisar pendiri Dinasti Ming (1368-1644), di provinsi Shanxi.-China Daily-

BACA JUGA:Penemuan Naskah Lengkap Tertua Kitab Lagu dari Dinasti Qin-Han di Nanchang, Tiongkok, Gegerkan Dunia Arkeologi

BACA JUGA:Festival Hanyi di Tiongkok, Tradisi Hangat untuk Mengenang Leluhur

Anak tertuanya menikah dengan putri pejabat protokol, anak kedua dengan putri wakil menteri, anak ketiga dengan putri sarjana lokal, dan anak bungsu dengan putri pemegang gelar kehormatan shouguan.

Selain itu, tim arkeolog menemukan total 722 artefak dari lokasi tersebut. Termasuk 647 benda keramik glasir, 43 artefak tembikar, 14 porselen, serta 18 prasasti batu.

Benda-benda itu mencakup patung figur, miniatur rumah, wadah ritual, serta peralatan sehari-hari. Semuanya memberikan gambaran kehidupan sosial keluarga kekaisaran pada masa Dinasti Ming.

Penemuan itu menjadi yang pertama di Shanxi. Dengan kondisi pelestarian yang baik serta dokumentasi garis keturunan yang jelas. Sehingga dinilai sangat penting untuk kajian sejarah sistem klan kekaisaran Tiongkok. (*)

Kategori :