HARIAN DISWAY - Bobby Wibowo selalu mewanti-wanti dirinya untuk "志存高远" (zhì cún gāo yuǎn): memiliki cita-cita yang tinggi dan visi yang jauh ke depan.
Pasalnya, kata CEO Maesa Group tersebut, "Kalau goal-mu kecil, hidupmu akan tetap biasa; tetapi ketika goal-mu cukup besar, hidup akan memaksamu untuk bertumbuh, naik level, dan mencapai ketinggian yang berbeda."
Ya, seperti petuah yang sering Anda dengar sejak TK, jika cita-cita kita setinggi angkasa, jatuh pun tidak akan langsung ke bumi, tapi masih bisa nyangkut di ranting-ranting pohon. Namun, sebagaimana yang juga kerap Anda jadikan alasan, terjungkal dari tempat yang kelewat tinggi, akan jauh lebih menyakitkan.
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Dirut PT Jatim Grha Utama Mirza Muttaqien: Xue Wu Zhi Jing
Makanya tak heran bila banyak orang lebih memilih mematok kecil tujuannya. Bukan karena tidak mampu, melainkan lebih disebabkan pada takut gagal atau merasa cukup sekaligus nyaman dengan status quo.
Maklum, tujuan kecil akan memberikan rasa aman. Sebab, kita tidak akan dituntut untuk keluar dari zona nyaman. Walakin, sebagai efek sampingnya, potensi besar yang kita punya bisa-bisa akan terpendam selamanya. Waktu pun akan berlalu tanpa perkembangan yang berarti.
Sebaliknya, impian besar memiliki "daya paksa"-nya sendiri. Kita akan dilecut untuk terus-menerus meningkatkan kapasitas dengan memperbanyak belajar hal-hal baru dan mengasah mentalitas tahan banting.
Sekarang, tinggal kita mau pilih yang mana. Semuanya punya konsekuensinya masing-masing. (*)
BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Direktur Utama PT Tani Agro Niaga Indonesia Frans Tambunan: Hao Shi Duo Qian