Waspada! Ini Gaya Hidup Anak Muda yang Bisa Bikin Usus Bengkak

Waspada! Ini Gaya Hidup Anak Muda yang Bisa Bikin Usus Bengkak

Konsumsi makanan gluten-free membantu mengurangi rasa kembung, nyeri perut, dan gangguan pencernaan lainnya. --iStock

HARIAN DISWAY - Gaya hidup modern yang identik dengan kepraktisan dan serba cepat menyimpan risiko tersembunyi bagi kesehatan pencernaan. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji dan junk food membuat kesehatan pencernaan terganggu.

Banyak anak muda tak sadar kebiasaan sehari-hari itu bisa memicu gangguan usus. Salah satunya adalah peradangan atau pembengkakan yang dikenal secara medis sebagai intestinal inflammation.

Kondisi tersebut berkaitan dengan masalah pencernaan kronis seperti irritable bowel syndrome (IBS) atau inflammatory bowel disease (IBD). Gangguan itu mengancam kualitas hidup dan produktivitas sehari-hari jika tidak ditangani dengan tepat.

Berikut enam gaya hidup anak muda yang perlu diwaspadai karena berpotensi memicu peradangan usus:

BACA JUGA:Jaga Kesehatan Usus? Yuk Lakukan Detoks Praktis dengan Produk Triple Booster Ini

BACA JUGA:Tak Perlu Suplemen Probiotik, Kita Bisa Jaga Kesehatan Usus dengan Makanan di Bawah Ini

1. Pola Makan Serba Instan dan Rendah Serat


MI INSTAN membebani ginjal akibat kandungan bumbu dan garamnya.-istock-

Makanan cepat saji, olahan pabrik, dan menu tinggi lemak jenuh tapi minim serat menjadi pilihan praktis bagi banyak anak muda.

Sayangnya, jenis makanan tersebut rawan mengganggu keseimbangan mikrobiota usus. Itu adalah komunitas bakteri baik yang berperan penting dalam pencernaan, imunitas, dan regulasi inflamasi.

Ketika bakteri menguntungkan berkurang dan bakteri patogen berkembang, dinding usus rentan mengalami iritasi kronis yang memicu respons peradangan.

Dalam jangka panjang, kondisi seperti itu berpotensi menjadi gangguan pencernaan fungsional atau penyakit inflamasi usus.

BACA JUGA:Manfaat Brokoli: Lindungi Usus, Cegah Diabet dan Kanker

BACA JUGA:Mengenal Overthinking yang Merambah Anak Muda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: emc healthcare