HARIAN DISWAY, Kota Pasuruan - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pasuruan Rudiyanto "diistirahatkan" sebagai staf ahli bidang sosial budaya dan ekonomi. Jabatan baru Rudiyanto tersebut digelar bersama pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Kamis, 30 April 2026, di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kota Pasuruan. Selain Rudiyanto, lima orang pejabat eselon II lainnya juga digeser.
Penggantian Rudiyanto dari sekda Kota Pasuruan disebut telah melewati sejumlah tahapan yang digelar panitia seleksi (pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pemkot Pasuruan.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo seusai melakukan pengambilan sumpah jabatan memastikan mutasi saat ini berdasarkan meritokrasi dan tanpa intervensi siapa pun. Penggantian Rudi disebutnya sebagai hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Pastikan Akan Ada Gelombang Mutasi Pejabat Lanjutan
BACA JUGA:Kantor Pertama PBNU Ada di Kota Pasuruan, Gus Amak Harapkan Menjadi Cagar Budaya NU
"Kami pastikan sudah melewati tahapan-tahapan yang sesuai oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Apalagi, saat ini semua mutasi ASN harus by system, yaitu lewat e-Mut. Hasil dari pansel pun kami tidak bisa intervensi," tutur Mas Adi.
Mas Adi menyebutkan, setiap ASN harus siap dengan pergeseran posisi yang akan diembannya. Penyegaran yang dilakukan Pemkot Pasuruan juga tidak bisa menjadi alasan menurunnya kinerja. Termasuk jabatan sekda yang diparkir menjadi staf ahli.
"Dipindah di posisi mana pun harus siap dan saya rasa bukan alasan untuk menurunkan kinerja," jelasnya.
BACA JUGA:Alun-alun Kota Pasuruan Kumuh Karena PKL, Ini Rencana Penataannya
BACA JUGA:Polemik Pemangkasan Reward Atlet Porprov Kota Pasuruan Memanas, DPRD Kritik Sikap Wali Kota
Di sisi lain, kekosongan jabatan sekda Kota Pasuruan belum bisa dipastikan sampai kapan. Mas Adi menegaskan bahwa selanjutnya pihaknya akan membuka pengumuman bagi pelamar sekda Kota Pasuruan.
Disinggung soal isu akan adanya sekda yang diambil dari Kemendagri, orang nomor satu di Kota Pasuruan itu menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan tersebut.
"Siapa saja nanti yang melamar menjadi sekda di sini, monggo. Bahkan, jika itu dari kementerian pun kami persilakan," tandasnya.
Mas Adi menambahkan, pengisian jabatan sekda akan segera dilakukan bersama dengan mutasi lanjutan.
Diketahui, Rudiyanto mengemban amanah sebagai sekda definitif terhitung sejak Juni 2021. Saat itu Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menunjuknya sebagai sekda definitif setelah 1,5 tahun sebelumnya menjabat pelaksana tugas sekda.