3 Makanan Pemicu Asam Urat yang Sering Dikonsumsi Anak Muda

Sabtu 06-06-2026,23:00 WIB
Reporter : Letchumi Yanufika Surri
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan tersebut dapat meningkatkan risiko hiperurisemia atau kadar asam urat tinggi dalam darah.

BACA JUGA:3 Infused Water Segar untuk Detoks Tubuh setelah Konsumsi Makanan Berlemak

BACA JUGA:Berapa Banyak Daging Kambing yang Aman Dikonsumsi saat Iduladha?

Ketiga, minuman manis dengan kandungan fruktosa tinggi. Minuman bersoda, teh kemasan, kopi susu kekinian, hingga minuman dengan tambahan gula berlebih. Itu dapat mendorong pembentukan asam urat di organ hati.

Karena itu, membatasi konsumsi makanan dan minuman tersebut menjadi langkah penting. Demi menjaga kesehatan sendi.

Sebagai gantinya, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih. Setidaknya dua liter per hari. Kebiasaan itu dapat membantu proses pembuangan zat sisa melalui ginjal.


Tempe dikenal sebagai makanan tradisonal yang mengandung tinggi protein nabati. --Istock

Pilihan protein nabati seperti tempe dan tahu. Makanan itu juga dapat menjadi alternatif yang lebih ramah bagi tubuh.

Selain itu, konsumsi buah-buahan kaya vitamin C sangat bermanfaat. Sebab, dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap terkendali.

Perubahan kecil dalam pola makan sehari-hari. Cara sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan jangka panjang.

Selain menjaga pola konsumsi, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga dianjurkan agar kondisi dapat dipantau sejak dini. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, Untag Surabaya.

Kategori :