Ketika Humanoid Makin Mirip Manusia, Babak Baru Robot Beremosi

Rabu 01-07-2026,15:09 WIB
Reporter : Doan Widhiandono
Editor : Noor Arief Prasetyo

Evolusi robot ternyata begitu cepat. Tak hanya fungsional, mereka juga makin mirip kita. Mirip manusia.

KELOPAK matanya berkedip pelan. Bola matanya mengikuti arah kamera. Kulit silikon yang membungkus wajahnya menampilkan tekstur menyerupai pori-pori manusia. Rambutnya tersisir rapi. Ketika kepala itu perlahan menoleh, kesan pertama yang muncul bukan lagi "robot". Tapi seseorang yang sedang memperhatikan lawan bicaranya.

Pemandangan itulah yang ditampilkan perusahaan robotika Tiongkok, UBTECH Robotics, saat meluncurkan seri humanoid U1 Pro melalui merek konsumennya, UWORLD, Selasa, 30 Juni 2026. 

Acara di Shenzhen tersebut sekaligus menandai babak baru industri robot Tiongkok. Jika sebelumnya perlombaan berpusat pada kemampuan bergerak, kini perhatian bergeser pada satu hal yang lebih kompleks: bagaimana robot dapat terlihat, berbicara, dan berinteraksi layaknya manusia.

UBTECH memperkenalkan dua model humanoid realistis. Model laki-laki memiliki tinggi 183 sentimeter dengan bobot 42 kilogram, sedangkan model perempuan setinggi 168 sentimeter berbobot 35,2 kilogram. Keduanya dibekali 88 derajat kebebasan gerak, koneksi WiFi, serta baterai yang mampu bertahan antara dua hingga empat jam dalam sekali pengisian.

BACA JUGA:NVIDIA Isaac GR00T Resmi Diperkenalkan, Platform Robot Humanoid AI dengan GPU Blackwell

BACA JUGA:Honor Pamer Robot Humanoid Menari di Mobile World Congress

Namun, yang menarik bukan fitur-fitur teknis tersebut. 

Yang paling banyak diperbincangkan justru kemampuan emosional AI. Sehingga, robot itu mengingat percakapan, mempelajari kebiasaan pengguna, lalu menyesuaikan respons pada interaksi berikutnya.

Memori tersebut diklaim tersimpan secara lokal dengan sistem enkripsi sehingga tidak langsung dikirim ke komputasi awan. Pengguna juga dapat mengubah tampilan fisik robot sesuai preferensi.

Dengan kata lain, humanoid tidak lagi sekadar mesin yang menjalankan perintah. Ia dirancang menjadi teman berbincang.

Strategi itu tampaknya mendapat sambutan pasar.

UBTECH mencatat lebih dari 1.000 pemesanan hanya dalam tiga hari sejak prapenjualan dibuka di platform JD.com pada awal Juni. Angka tersebut kemudian terus bertambah.


FOUNDER UBTECH James Zhou membuka peluncuran U1, robot humanoid ciptaan perusahaannya.-ADEK BERRY-AFP-

Hingga 7 Juni, perusahaan mengumumkan jumlah pesanan telah melampaui 2.110 unit hanya dalam enam hari. Konsumen cukup membayar uang muka sebesar 3.000 yuan untuk masuk gelombang pertama pengiriman yang dijadwalkan paling lambat pertengahan September.

Kategori :