Anggaran RAPBN 2027, Prabowo Fokuskan Dana ke 8 Program Prioritas

Jumat 14-08-2026,09:13 WIB
Reporter : Muhammad Rafi Hanan Maulana*
Editor : Mohamad Nur Khotib

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027  memuat alokasi anggaran untuk 8 Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). 

Salah satu poin krusial yang paling dinantikan publik adalah kepastian pos anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemisahan dana fungsi pendidikan.

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengungkapkan bahwa dalam penyampaian RAPBN kali ini, Presiden Prabowo tidak sekadar memaparkan visi makro pemerintah. 

Prabowo diproyeksikan langsung mengumumkan besaran nominal riil yang digelontorkan untuk menopang ketahanan nasional di berbagai sektor vital demi memberikan kepastian bagi pasar dan masyarakat.

BACA JUGA:Megawati Soekarnoputri Tak Hadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026, Djarot: Ada Agenda Lain

BACA JUGA:Dilema Pengusaha: Berutang Tambah Beban, Tidak Berutang Tidak Berkembang (1)

"Akan banyak sekali kejutan terutama ada namanya PKPN. Nanti akan disampaikan bukan hanya berkaitan programnya, tetapi berapa jumlah anggaran yang akan diarahkan untuk menopang terkait isi dari PKPN itu sendiri," ujar Bahtra Banong di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip disway.id Jumat, 14 Agustus 2026.

Peta Sektor Vital 8 Program Prioritas Nasional

Pemerintah telah mengunci delapan fokus utama yang menjadi tulang punggung pembangunan dalam masa anggaran mendatang.

Kedelapan poin tersebut meliputi penguatan ketahanan pangan, kedaulatan energi dan air, akselerasi infrastruktur serta konektivitas, penyediaan perumahan layak huni, hingga program progresif pengentasan kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok tanah air.

BACA JUGA:Prabowo Bidik Produksi Motor Listrik Nasional 2 Juta Unit, Potensi Pasar Bisa Tembus Rp3.000 Triliun

Khusus pada sektor ketahanan pangan, Bahtra menggarisbawahi bahwa paradigma yang diusung Presiden Prabowo kini jauh lebih maju. 

Kebijakan fiskal ke depan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan stok atau cadangan pangan nasional semata, melainkan dirancang sebagai instrumen ekonomi yang mampu mendongkrak kesejahteraan para petani dan nelayan lokal agar naik kelas.

Teka-Teki Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG)

Di sisi lain, publik dan pengamat kebijakan menaruh perhatian besar pada tata kelola dana Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kategori :