Dorongan DPRD Gresik terhadap efisiensi APBD ini berkaitan erat dengan penataan sektor infrastruktur dan konektivitas antardesa. DPRD mencatat masih banyaknya kebutuhan pembangunan fisik yang mendesak, seperti pembenahan ruas jalan kabupaten, penerangan jalan umum (PJU), hingga peningkatan ketersediaan sarana pemadam kebakaran serta kebersihan lingkungan. Melalui reorientasi anggaran pada program strategis, konektivitas antarwilayah diharapkan makin lancar sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian lokal.
Di samping pengawasan belanja, pihak legislatif turut menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menopang ketahanan fiskal. Pengawasan terhadap potensi kebocoran penerbangan retribusi dan pajak daerah menjadi agenda krusial agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal tanpa membebankan masyarakat secara berlebihan.
Dengan pengawalan ketat terhadap perencanaan, penetapan skala prioritas, dan pengawasan realisasi anggaran di tingkat OPD, DPRD Kabupaten Gresik optimistis penggunaan APBD dapat memberikan daya guna maksimal. Pemerintah daerah diharapkan konsisten menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas agar seluruh kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Gresik dapat terpenuhi secara merata. (*)