Bohong yang Terbohong di Sidang Sambo

Bohong yang Terbohong di Sidang Sambo

-Ilustrasi: Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Diungkap di sidang, hasil tes bohong lima terdakwa perkara Sambo. Dari paling bohong sampai jujur: Putri, Sambo, Kuat, Eliezer, Ricky. Hasil dalam skor diungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu,  Desember 2022.

PENGUNGKAPNYA ahli poligraf: Aji Febrianto Ar-Rosyid. Kepada sidang terbuka untuk umum, ia mengungkapkannya.

Putri Candrawathi, skor minus 25. Ferdy Sambo minus 8. Kuat Makruf tes pertama plus 9, dites lagi minus 13. Richard Eliezer plus 13. Ricky Rizal tes pertama plus 11, dites lagi plus 19.

Jaksa penuntut umum (JPU) bertanya kepada Aji Febrianto. ”Dari skoring itu, artinya apa?”

”Mohon izin. Kalau plus, tidak terindikasi bohong. Minus, terindikasi bohong.”

JPU minta Aji menjelaskan tes bohong. Dijelaskan Aji, pelaksana tes adalah tenaga ahli poligraf. Peserta tes diberi aneka pertanyaan. Di tubuh peserta tes ditempeli peralatan untuk mendeteksi aneka respons tubuh. 

Lalu, jawaban peserta akan menghasilkan respons tubuh yang terpantau di komputer. Dari situ lie detector (nama alatnya) menyimpulkan, jawaban itu bohong atau jujur. Melalui skor.

Aji mencontohkan pertanyaan untuk tiga terdakwa: Kuat, Ricky, dan Eliezer. Aji tidak mencontohkan terdakwa Sambo dan istrinya, Putri.

Kuat di tes bohong, ditanya: ”Apakah memergoki persetubuhan Putri dengan Yosua?” Jawabnya: Tidak. Mesin menyatakan, Kuat jujur.

Tapi, di pertanyaan lain, apakah Kuat melihat Ferdy Sambo menembak Yosua? Jawaban: Tidak. Mesin menyatakan: Bohong.

Ricky di tes, ditanya, dengan pertanyaan yang sama seperti Kuat. Mesin menyatakan: Konsisten jujur. Ricky tidak melihat Sambo menembak Yosua.

Eliezer di tes, dengan model pertanyaan terbalik: ”Apakah kamu memberikan keterangan palsu, bahwa kamu menembak Yosua?” Dijawab: Tidak. Mesin menyatakan: Jujur.

Hasil tes bohong Sambo sudah diungkap di pertanyaan JPU terhadap terdakwa Sambo di sidang terpisah.

JPU: ”Pertanyaan apa yang diajukan tes kebohongan kepada Saudara saat itu? Di pertanyaan poligraf, Saudara ditanya apakah Saudara menembak Saudara Yosua? Jawaban Saudara apa?” 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: