9,3 Juta Dosis untuk Booster Kedua

9,3 Juta Dosis untuk Booster Kedua

GUBERNUR JAWA TIMUR Khofifah Indar Parawangsa melihat vaksinasi yang digelar oleh Ikatan Alumni Unair.-Humas Pemprov Jatim-

SURABAYA, HARIAN DISWAY- CAKUPAN vaksinasi booster nasional masih 29,50 persen. Namun, masyarakat sudah bisa mendapat suntikan booster kedua mulai hari ini. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan 9,3 juta dosis khusus untuk booster kedua.

Sebanyak 7,2 juta dosis tersimpan di pusat dan 2,1 juta dosis didistribusikan ke berbagai daerah. Perinciannya, 138.185 dosis vaksin Janssen, 3.344.772 dosis vaksin Pfizer, 8.404 dosis vaksin Sinopharm, 189.684 vaksin Zifivax. Sisanya vaksin buatan dalam negeri. Yakni, 1.171.755 dosis vaksin InaVac dan 4.528.570 dosis vaksin IndoVac.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, stok vaksin untuk daerah itu terbagi dua. Yakni, vaksin hasil pembelian sebanyak 523.030 dosis dan hasil hibah sebanyak 1.642.025 dosis. ”Jadi, sudah bisa dimulai, ya,” katanyi saat dihubungi, Senin, 23 Januari 2023.

Jawa Timur pun demikian. Sudah bisa mulai vaksinasi booster kedua hari ini di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit. Termasuk gerai-gerai nonpermanen seperti dulu. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk segera menindaklanjuti ketentuan vaksin booster kedua itu. Khofifah berharap agar fasilitas untuk mempercepat proses tersebut dapat disiapkan bahkan sampai ke tingkat kelurahan. 

”Saya minta kepada bupati/wali kota untuk segera menyiapkan apa yang dibutuhkan. Silakan dikoordinasikan dengan pihak terkait sampai ke lapisan terkecil,” imbuhnyi di Gedung Negara Grahadi kemarin. 

Vaksinasi Covid-19 booster kedua tersebut diberikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi booster pertama dilaksanakan. Jenis vaksin yang digunakan telah mendapat persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur Erwin Astha Triyono mengatakan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 booster kedua.

Erwin menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 booster kedua itu penting bagi masyarakat. Tidak hanya untuk mempertahankan tingkat kekebalan tubuh terhadap Covid-19. Tetapi, juga bisa memperkuat antibodi yg sudah terbentuk. ”Sehingga bisa memperpanjang perlindungan tubuh terhadap Covid-19, terutama terhadap munculnya varian-varian yang baru,” jelas Erwin. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: