Sekaring Jagad Bawa Memori Koes Bersaudara, Indah Kurnia Teringat Yon dan Yok Koeswoyo.

Sekaring Jagad Bawa Memori Koes Bersaudara, Indah Kurnia Teringat Yon dan Yok Koeswoyo.

Band Sekaring Jagad saat membawakan lagu Nusantara V-Sahirol Laeli-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Band Sekaring Jagad membuat penonton berdansa di Gedung Cak Durasim, Kamis, 9 Maret 2023. Mereka membawakan lagu The Beatles Ob-La-Di Ob-La-Da sebagai bagian dari gelaran Drama Musikal Hari Musik Nasional di Surabaya.

 

Vokalis Sekaring Jagad, GuruhDimas Nugraha yang juga jurnalis Harian Disway, tiba-tiba muncul di tengah-tengah penonton membawakan lagu itu. Suasana semakin meriah dengan hadirnya penari dari ZR Dance.

 

Penampilan mereka berhenti, seiring amarah Bung Karno, yang diperankan oleh Nanang Hape. Ia geram, berseru. "Diam! Diam! Hai gemuruh angin yang menjelma suara Presley, yang menjelma suara Beatles, hentikan! Kau mengoyak tunas jati muda kami! Tangkap!" teriaknya.

 

Sekaring Jagad yang berperan sebagai Koes Bersaudara, digiring ke penjara. Di dalam jeruji besi, mereka menyampaikan bahwa Koes Bersaudara tidak menaruh dendam terhadap Bung Karno.

 

BACA JUGA:Lagi! Penembakan Warga Sipil di Yahukimo Papua, Dua Pemuda Tewas

BACA JUGA:Sudah Coba Fasilitas Face Recognition di Stasiun Gubeng? Tanpa Cetak Boarding Pass, KTP dan Bukti Vaksin

 

Dalam perenungan, mereka menyimpulkan bahwa yang dilakukan Soekarno hanyalah sebagai misi untuk membentuk karakter dan jati diri seni-budaya bangsa. Maka dari balik bui itulah Koes Bersaudara menulis banyak lagu tentang tanah air.

 

Mereka menembangkan medley Nusantara 5 dan 7. Usai medley tersebut, terdengar keriuhan dari balik panggung. Suara-suara pilu terdengar. Mengabarkan wafatnya Proklamator.

 

Mengalunlah lagu BK (Bung Karno) karya Gombloh, yang dinyanyikan oleh Guruh dan Yulia Kusuma Dewi.

 

Penonton seakan diajak menyusuri lorong waktu. Hal itu dirasakan pula oleh Indah Kurnia, anggota Komisi XI DPR RI. "Ini luar biasa! Saya sangat terharu. Lagu Nusantara mengingatkan saya pada sosok Mas Yon dan Mas Yok Koes Plus," ujarnya.


Anggota DPR RI Indah Kurniawati saat sedang melihat pameran lukisan di pintu masuk Gedung Cak Durasim-Sahirol Laeli-

Dalam rangka Hari Musik Nasional itu, Indah berharap seniman mendapat ruang yang lebih luas di Surabaya. "Saya melihat seniman-seniman di Surabaya ini potensial sekali. Ke depan, saya ingin seniman bisa berpentas,  tidak hanya di Gedung Cak Durasim saja. Perlu Dibangun gedung kesenian lain yang lebih besar," ujarnya. 

 

Dia pun berharap, Surabaya dapat terus menelurkan seniman-seniman baru yang berkualitas. "Bibit-bibit penerus, Heri Lenthi-Heri Lentho baru di Surabaya," ungkap politisi PDIP itu. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: