Khofifah-Emil Pasangan Terpotensial di Pilgub Jatim 2024

Khofifah-Emil Pasangan Terpotensial di Pilgub Jatim 2024

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak usai pelantikan sebagai Gubenur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, 2019 lalu.-Humas Pemprov Jatim-

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Sebagian besar masyarakat Jawa Timur puas dengan kinerja kedua pemimpin mereka: Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Capaian kepuasan warga terhadap keduanya mencapai 70 persen lebih.

Itu berdasarkan hasil survei oleh Surabaya Survey Center (SSC). Kemarin, 9 Agustus 2023, mereka mengumumkan hasilnya di Hotel Narita. Dalam survei itu, kepuasan masyarakat kepada Emil sebesar 74,6 persen. Sementara Khofifah sebesar 74,2 persen.

BACA JUGA:Ekonomi Jatim Ungguli Nasional pada Triwulan II 2023, Gubernur Khofifah: Kesejahteraan Rakyat Dapat Meningkat

BACA JUGA:Gubernur Khofifah: ASI Eksklusif untuk Turunkan Stunting

“Ada sekitar 20 persen yang kurang puas dengan kinerja keduanya. Sementara yang tidak puas Khofifah hanya dua persen dan Emil hanya 1,5 persen saja,” kata Direktur SSC Mochtar W Oetomo.

Kondisi itu pun yang mempengaruhi elektabilitas keduanya di Jatim. Dari hasil survei itu terlihat, masyarakat ingin keduanya menjadi kembali menjadi gubernur dan wakil gubernur Jatim. Atau Khofifah-Emil jilid dua.

Ada beberapa nama yang muncul dalam survei tersebut. Termasuk, nama-nama yang digadang-gadang akan meramaikan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang. “Khofifah masih memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Cagub Jatim dari calon lain," katanya.

BACA JUGA:Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik Signifikan di Bawah Komando Emil Dardak

BACA JUGA:Dicatut Demokrat Jatim, Bupati Ngawi Protes ke Emil Dardak

Di bawah nama Khofifah, ada nama mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Emil Dardak, Eri Cahyadi, dan Anwar Sadad. Sementara, beberapa nama lain seperti Gus Ipul, Sarmuji elektabilitasnya masih di bawah 5 persen.

Untuk calon wakil gubernur Jatim, elektabilitas Emil juga jauh meninggalkan yang lain. Kemudian disusul Eri Cahyadi di posisi kedua, Puti Guntur, dan Anwar Sadad. “Nama-nama lain angkanya juga di bawah 5 persen,” jelasnya.

Menurutnya, jika Khofifah tetap maju di Pilgub Jatim, pasangan yang paling potensial untuk mendampinginya adalah Emil. “Jika Khofifah belum declare di Pilpres, kita prediksi angkanya sulit naik. Jika sudah declare dan melakukan langkah konkret, bisa jadi naik dalam konteks jatim. Kalau berhasrat jangan sampai terlambat daripada ketinggalan kereta,” jelasnya.

“Kalau di Pilgub, dari data bisa dibaca bagaimanapun per hari ini kalau Khofifah-Emil berpasangan, dalam hitungan sederhana melihat elektabilitas keduanya digabung memang tertinggi. Bahwa komposisi Khofifah-Emil paling potensial, iya. Tapi hasil pilpres juga sangat menentukan pilgub ini,” tambahnya.

Survei SSC dilakukan pada 25 Juli hingga 3 Agustus 2023 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Jumlah responden sebanyak 1.200 dengan metode pengambilan multistage random sampling.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: