Prabowo Minta Teladani Tokoh Terdahulu Saat HUT Gerindra di Bali

Prabowo Minta Teladani Tokoh Terdahulu Saat HUT Gerindra di Bali

Calon presiden nomor urut 3 sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai potong tumpeng HUT ke-16 Partai Gerindra di Denpasar, Bali, Selasa, 6 Februari 2024.- ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari-

HARIAN DISWAY - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto meminta kader dan pendukungnya, dalam perayaan HUT ke-16 Partai Gerindra di Bali, Selasa, 6 Februari 2024 untuk meneladani jasa-jasa tokoh terdahulu. Baik pahlawan maupun presiden yang telah berjasa selama ini.

Di Denpasar, Bali, Prabowo mencontohkan sosok I Gusti Ngurah Rai yang namanya terukir sebagai nama bandara, sebagai pahlawan yang telah berkorban demi bangsa. Hal serupa juga berlaku di seluruh daerah di Tanah Air.

"Suku-suku dan kelompok etnis seluruh nusantara adalah suku pemberani, gagah, tidak mau ditindas. Kita disini berkat pengorbanan I Gusti Ngurah Rai, pahlawan-pahlawan. Kita harus bersyukur, apakah puas, tentu kita ingin lebih baik lagi; tetapi jangan kita tidak menghormati pendahulu kita," kata Prabowo.

Tidak hanya para pahlawan, ketua umum Partai Gerindra itu juga turut menyoroti deretan presiden yang jasa-jasanya akan dia lanjutnya jika pasangan calon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangi Pilpres 2024.

BACA JUGA:TKN: Putusan DKPP tak Pengaruhi Elektabilitas Prabowo-Gibran

BACA JUGA:AHY Sebut Program Hilirisasi Warisan SBY

"Ini saatnya Indonesia harus bangkit. Prabowo-Gibran, dengan koalisi kami, bersatu, bertekad melanjutkan pembangunan bangsa Indonesia yang sudah dirintis Presiden Jokowi dan sebelum-sebelumnya. Kami hormati SBY (Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono), jasanya luar biasa. Kami hormati Presiden (ke-5 RI) Megawati, Gus Dur (Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid), (Presiden ke-3 RI) BJ Habibie, (Presiden ke-2 RI) Soeharto, (Presiden pertama RI) Soekarno. Mereka berjasa, mereka buat hal baik untuk Indonesia," jelas Prabowo.

Untuk melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh terdahulu, Prabowo juga mengajak masyarakat Bali untuk menentukan pilihan politik mereka dengan tepat saat hari pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang, agar upaya yang sudah dibangun para pendahulu bangsa Indonesia tidak sia-sia.

Dia mencontohkan program hilirisasi Presiden Jokowi, yang tak ingin menjual bahan baku kekayaan alam ke luar negeri, akhirnya ketika sudah diolah justru dapat dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

BACA JUGA:Kenang Ibunda, Prabowo Nyanyi Sio Mama hingga O Ina Ni Keke di Langowan

BACA JUGA:Wiranto Ungkap Alasan Dukung Prabowo: Ia Sudah Selesai Dengan Dirinya Sendiri

"Masak bahan alam diberi Tuhan, diambil dari bumi kita, dibawa ke negara lain, dijadikan TV, komputer, HP, dan pesawat, lalu kita beli?" katanya.

Politikus yang berpasangan dengan putra sulung Presiden Jokowi dalam kontes Pilpres 2024 itu mengatakan sejumlah pakar dan pengamat melihat kondisi Indonesia hari ini sebagai wujud raksasa yang sedang bangun.

Perjuangan-perjuangan terdahulu itu yang hendak diteladani Prabowo, termasuk menjadi bangsa besar di hadapan dunia. "Apabila Prabowo-Gibran mendapat mandat politik, kami menjadi tetangga yang baik bagi semua (negara) tetangga-tetangga kita. Ini kepribadian Indonesia. Kita kan ramah sama tetangga kita, apalagi dengan tamu yang datang, kan kita terima dengan baik. Dari semula, kita politik bebas aktif, kita tidak mau bergabung blok mana pun. Kita non-blok, bersahabat sama semua," tegas Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: