Kampanye Akbar di Solo, Ganjar Bilang Ini Tetap Kandang Banteng!

Kampanye Akbar di Solo, Ganjar Bilang Ini Tetap Kandang Banteng!

KAMPANYE akbar, Ganjar bilang Solo Tetap Kandang Banteng! Foto: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mengikuti kirab budaya naik cikar.-Raka Denny-Harian Disway-

HARIAN DISWAY - Pasangan calon nomor 01 dan 02 head to head di Jakarta. Nah, pasangan capres dan cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memilih berkampanye di Solo, Jawa Tengah, 10 Februari 2024.

Dalam kampanye akbar bertajuk Hajatan Rakyat Bukan Konglomerat itu, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa Jawa Tengah, terutama Solo, akan tetap menjadi kandang PDIP.

Ia menjamin, apa pun yang terjadi, di kota tersebut, PDIP akan tetap mendapatkan suara paling banyak. Itulah alasan Ganjar-Mahfud menggelar kampanye hari terakhir di kota kelahiran Presiden Joko Widodo tersebut.

BACA JUGA:TPN Ganjar-Mahfud Minta MA Izinkan Warga Tak Terdaftar DPT Mencoblos dengan Dokumen Kependudukan

"Solo spesial. Maka, mohon izin untuk partai-partai lain, memang PDIP kandangnya ada di sini," kata Ganjar dalam sambutannya di Benteng Vastenburg, Solo.


KAMPANYE akbar, Ganjar bilang Solo Tetap Kandang Banteng! Foto: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mengikuti kirab budaya naik cikar.-Istimewa-

Menurut Ganjar, saking kuatnya PDIP di Solo, ia optimistis pada pendukung tidak akan berpaling meskipun banyak intimidasi. Namun, ia tetap meminta para pendukung untuk memilih pemimpin dengan hati nurani di Pilpres 2024 nanti.

"Solo punya caranya sendiri," kata Ganjar. "Solo punya gayanya sendiri. Jawa Tengah punya kekuatannya sendiri. Dan hari ini akan ditunjukkan dalam kampanye terakhir hari ini di Solo, sore akan ada di Semarang," jelasnya.

BACA JUGA:Direktur Juru Kampanye TPN Ganjar-Mahfud: Kekuasaan sedang Menunjukkan Kepongahannya

BACA JUGA:Ganjar Pranowo: MK dan KPU Langgar Etika, Apa yang Kita Banggakan di Proses Pemilu ini?

Karena bertajuk kirab budaya, maka Ganjar datang menaiki cikar (gerobak yang ditarik sapi). Saat itu, ia mengaku melihat wajah-wajah warga yang begitu bersemangat. Mereka menaruh harapan tinggi terhadap calon pemimpinnya.

"Sebenarnya seorang pemimpin tidak harus diteriaki. Pemimpin tidak boleh kemudian diam karena teriakan-teriakan yang ada di rakyat," kata Ganjar.

"Tapi kita harus bisa merasakan. Itulah kenapa dalam perjalanan kami saya dan Pak Mahfud mencoba untuk mendengarkan dan merasakan dengan kampanye dan tidur di rumah rakyat," paparnya.


KAMPANYE akbar di Solo, Ganjar bilang Solo tetap kandang banteng. Foto: warga Solo dan sekitarnya sudah berdatangan ke Benteng Verdenburg sejak pagi.-YouTube Narasi-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: