Distribusi Logistik Pemilu 2024 ke Pulau Gili Ketapang dengan Kapal Patroli

Distribusi Logistik Pemilu 2024 ke Pulau Gili Ketapang dengan Kapal Patroli

Pengiriman logistik pemilu 2024 dengan kapal patroli ke Pulai Gili Ketapang.--

PROBOLINGGO, HARIAN DISWAY - Distribusi logistik Pemilu 2024 yang mulai dilakukan, Senin, 12 Februari 2024. Penyebaran logistk pemilu ini mendapatkan pengawalan ketat personel Polres PROBOLINGGO Kota bersama Kodim 0820.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani yang memimpin langsung pengawalan mengatakan untuk pengiriman ke Pulau Gili Ketapang digunakan dua unit kapal penyeberangan yang dikawal satu kapal cepat milik Satpolairud.

“Ada 115 kotak suara dan logistik pelengkap hari ini didistribusikan untuk 23 TPS yang tersebar di satu-satunya Pulau wilayah administriasi Kabupaten Probolinggo,”ujar AKBP Wadi Sa’bani, Senin, 12 Februari 2024.

Untuk mengantisipasi agar tidak kena air, semua kotak suara tersebut juga dibungkus dengan plastik. 

BACA JUGA:Banjir Bandang Hantam Pasuruan dan Probolinggo, Rumah Warga Terendam Lumpur

BACA JUGA:Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820 Salurkan Vitamin Tekan Stunting

Kapolres Probolinggo Kota menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan komitmen Polri agar Pemilu 2024 berjalan dengan aman. ”Pengawalan ini untuk memastikan bahwa logistik Pemilu 2024 ke Pulau Gili Ketapang dapat terdistribusi dengan aman,”ujarnya.

Khusus untuk Pulau Gili Ketapang, lanjut AKBP Wadi Sa’bani, Polres Probolinggo Kota menerjunkan lima personel pengamanan dan satu perwira pengendali yang dibantu dengan kehadiran babinsa dari Kodim 0820 serta Linmas.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim mengatakan, jumlah DPT di pulau itu mencapai sekitar 6 ribu. Sementara total penduduknya sekitar 10 ribu jiwa.

BACA JUGA:Prabowo Dinobatkan Sebagai Sahabat Santri Indonesia oleh Ponpes Genggong Probolinggo

BACA JUGA:Warga Probolinggo Ancam Tembak Kepala Anies: Sudah Tersangka, tapi Tidak Ditahan Polda Jatim

“Pada pemilu sebelumnya, tingkat partisipasi mencapai sekitar 83 persen, sudah jauh dari target nasional sebetulnya, yakni 77 persen. Untuk Pemilu kali ini, tingkat partisipasi didorong untuk mencapai 87 persen ,” katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: