Baru Tiga Hari, Capaian Sub PIN Polio Putaran Dua di Jawa Timur Sudah Melebihi 50 Persen

Baru Tiga Hari, Capaian Sub PIN Polio Putaran Dua di Jawa Timur Sudah Melebihi 50 Persen

Siswi SD Kristen Petra 9 Surabaya saat diteteskan vaksin polio.-Sahirol Layeli-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Kabar gembira datang dari Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) Polio putaran kedua di Jawa Timur. Dinas Kesehatan setempat mengatakan, capaian vaksinasi sudah melebihi 50 persen. Padahal baru tiga hari digelar.

Per 21 Februari 2024, Dinkes Jatim mencatat sebanyak 3.004.618 anak berhasil dijangkau pada Sub PIN Polio di putaran kedua. Angka tersebut setara dengan 67,71 persen dari target sasaran, yakni 4.437.679 anak.

Anda sudah tahu, Sub PIN Polio digelar berdasarkan imbauan Menteri Kesehatan RI, tertuang dalam surat Menkes RI nomor IM.02.03/Menkes/1051/2023. Upaya tersebut dalam rangka Penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) Polio cVDPV2. 

Sub PIN Polio digelar dalam dua putaran. Putaran pertama telah berlangsung pada 15-21 Januari 2024. Sedangkan putaran kedua akan berlangsung selama seminggu, sejak 19-25 Februari 2024. 

Pada putaran pertama, Jawa Timur berhasil melampaui target yaitu 4.700.636 anak. 105,93 persen dari total sasaran 4.437.679 anak.

BACA JUGA:Sub Pin Polio Putaran Kedua di Surabaya Dikebut, Target 100 Ribu Balita Per Hari

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Prof. Erwin Astha Triyono menerangkan, pelaksanaan Sub PIN Polio ini untuk memberikan imunisasi novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2) kepada seluruh kelompok sasaran. 

"Bagi masyarakat yang memiliki anak usia 0-7 tahun, segera bawa anaknya ke posyandu, puskesmas, dan pos imunisasi terdekat lainnya untuk mendapatkan imunisasi tetes polio," serunya saat dikonfirmasi Harian Disway pada Kamis, 22 Februari 2024.


Vaksin jenis Oral Poliomyelitis Vaccine yang ditunjukkan salah satu dokter.-Sahirol Layeli-

Ia kemudian mengatakan,polio adalah salah satu penyakit menular yang bisa dicegah dengan imunisasi. Namun, virus polio akan sangat mudah berkembang biak jika tubuh anak belum mendapatkan imunisasi polio atau tidak lengkap. Virus akan masuk ke dalam saluran pencernaan dan menyerang sistem saraf anak. Bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan. 

Lebih lanjut, Erwin mengatakan masa inkubasi virus polio berlangsung sekitar 3-6 hari. Kelumpuhan baru terjadi dalam waktu 7-21 hari. Adapun gejalanya seperti demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan di leher, dan nyeri pada tungkai. 

"Jika menemui gejala tersebut, segera periksakan diri (anak) ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat." tegasnya.

BACA JUGA:Catat! Jadwal Imunisasi Polio Surabaya Februari

Selain imunisasi, Erwin juga menghimbau masyarakat Jawa Timur untuk senantiasa menerapkan hidup bersih dan sehat. Gaya hidup tersebut menjadi kunci pencegahan penularan polio. Sebab, virus Polio diketahui menular melalui fecal oral.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: