Kemenhub Antisipasi Lonjakan Penumpang Bandara Jelang Puasa Ramadan 1445 H

Kemenhub Antisipasi Lonjakan Penumpang Bandara Jelang Puasa Ramadan 1445 H

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni Saat Melakukan Monitoring pada Bandara Soekarno-Hatta--Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Lonjakan penumpang terjadi di sejumlah simpul transportasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah.

Peningkatan jumlah penumpang dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak Jumat, 8 Maret 2024. 

“Data terkini mulai terjadi lonjakan penumpang, terdapat sebanyak 998 penerbangan yang berlangsung dengan jumlah 161.682 penumpang,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni.

BACA JUGA:Kemenhub Layangkan Teguran Keras Pada Batik Air Pasca Insiden Pilot dan Kopilot Tertidur Dalam Penerbangan Kendari-Jakarta

Kristi mengatakan, setelah dilakukan monitoring secara keseluruhan pada terminal 1, 2 hingga 3, alur penerbangan dinilai masih aman meskipun terdapat peningkatan antrian akibat peak season.

BACA JUGA:Pembangunan Bandara IKN Sesuai Jadwal, Diuji Coba Juli 2024

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Kristi menyebutkan bahwa pemerintah akan menambah petugas bandara di area drop off dan juga mengubah counter check-in sebagai tempat untuk meletakkan bagasi.


Kondisi Counter Check-in yang Dialih Fungsikan Menjadi Tempat Peletakan Bagasi di Bandara Soekarno-Hatta--Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

“Diharapkan hal ini dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi antrian,” terangnya

Selain itu, Kristi menilai fasilitas toilet umum merupakan salah satu aspek krusial yang juga harus diperhatikan dalam peak season seperti saat ini.

Menurut alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya tersebut, fasilitas toilet akan banyak dipergunakan oleh penumpang.

BACA JUGA:KPPU Sidak Pasar Tambahrejo Surabaya, Cek Harga dan Ketersediaan Jelang Ramadhan

“Sangat penting memastikan fasilitas toilet berfungsi dengan baik dan menjaga kebersihannya,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Kriati menilai semua prosedur penerbangan dinilai lancar sekalipun terminal dua tengah direhab untuk keberangkatan maupun kepulangan jemaat umrah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: siaran pers ditjen perhubungan udara