Danantara: Lompatan Besar atau Sekadar Mimpi Besar?

Danantara: Lompatan Besar atau Sekadar Mimpi Besar?

ILUSTRASI Danantara: Lompatan Besar atau Sekadar Mimpi Besar?-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Temasek memisahkan dengan tegas fungsi pengelolaan investasi dari fungsi regulasi pemerintah sehingga memungkinkan Temasek untuk mengelola aset negara secara profesional, tanpa campur tangan birokrasi.

Indonesia, dengan segala kompleksitas dan tantangannya, tentu tidak akan mudah meniru apa yang sudah dilakukan Temasek. Masalah transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan yang efisien menjadi pertanyaan besar. 

Seiring dengan ambisi besar tersebut, kita harus realistis dan berhati-hati. Keberhasilan Temasek tidak terjadi dalam semalam. Temasek pun tidak terlepas dari kritik dan tantangan dalam perjalanannya.

SOVEREIGN WEALTH FUND: MENJAGA STABILITAS EKONOMI

Salah satu aspek yang patut diperhatikan adalah konsep sovereign wealth fund (SWF) yang akan dibangun melalui Danantara. 

SWF adalah dana investasi yang dikelola pemerintah untuk menyimpan surplus ekonomi dan menginvestasikannya ke dalam berbagai instrumen yang dapat menghasilkan keuntungan. Konsep itu sangat penting karena memberikan stabilitas jangka panjang bagi ekonomi negara.

Namun, SWF bukanlah jaminan keberhasilan. Beberapa negara yang telah menerapkan SWF justru mengalami masalah terkait pengelolaan yang tidak transparan dan investasi yang kurang produktif. 

Indonesia harus benar-benar belajar dari kesalahan negara-negara lain dalam pengelolaan SWF agar tidak terjebak dalam ilusi bahwa dana besar bisa memberikan hasil cepat tanpa pengelolaan yang matang.

DANANTARA DAN TANTANGAN BESAR INDONESIA

Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, harapan terhadap Danantara memang tinggi. Namun, tantangannya juga tak kalah besar. 

Bagaimana menjaga tata kelola yang baik, bagaimana menjaga agar semua BUMN yang bergabung tidak hanya menjadi alat politik, tetapi benar-benar menjadi entitas yang mandiri dan profesional? Bagaimana memastikan transparansi dalam setiap langkah investasi yang dilakukan Danantara?

Danantara tidak boleh jatuh pada perangkap yang sama dengan banyak proyek ambisius lainnya. 

Tanpa ada perubahan signifikan dalam mentalitas birokrasi, tanpa ada kemauan untuk benar-benar melakukan reformasi tata kelola, dan tanpa ada pengawasan yang kuat, Danantara bisa jadi hanya akan menjadi proyek besar yang gagal seperti banyak proyek lainnya.

MENANTI KEBERHASILAN YANG SEIMBANG

Danantara, pada akhirnya, bukan hanya tentang mengelola aset negara, melainkan tentang bagaimana kita memanajemen harapan dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil adalah langkah yang benar-benar membawa perubahan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: