PGN Datangkan LNG dari Berau, Perkuat Pasokan Gas Domestik

Kolaborasi PGN dan NES: Optimalkan Fasilitas LNG di Kalimantan Timur.-PGN-PGN
JAKARTA, HARIAN DISWAY – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat pasokan gas domestik dengan mendatangkan Liquefied Natural Gas (LNG) dari fasilitas likuifaksi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Langkah itu dilakukan melalui kerja sama dengan PT National Energy Solutions (NES), yang bertujuan untuk memastikan ketahanan energi nasional serta memenuhi permintaan gas yang terus meningkat di berbagai sektor.
Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, menjelaskan bahwa perusahaan terus mencari sumber pasokan baru guna memenuhi kebutuhan gas domestik, khususnya di segmen LNG ritel.
“Permintaan gas semakin meningkat, dan kepastian pasokan menjadi faktor krusial. Kami juga sedang memperluas pasar ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, di mana permintaan dari sektor industri serta kelistrikan cukup tinggi,” ujar Ratih dalam keterangan resminya, Selasa, 4 Maret 2025.
BACA JUGA:Super Green! PGN Group Borong 10 Penghargaan Anugerah Lingkungan PROPER 2024
BACA JUGA:PGN dan TNI AD Bersinergi, Perkuat Keamanan Infrastruktur Gas Bumi
Sebagai bagian dari kerja sama ini, PGN akan menandatangani Perjanjian Jual Beli LNG (PJBLNG) dengan NES.
Volume LNG yang akan disuplai berkisar antara 350.000 hingga 700.000 MMBTU per tahun , dengan durasi penyaluran selama lima tahun sejak PJBLNG berlaku efektif.
Tidak hanya itu, anak usaha PGN, PT PGN LNG Indonesia (PLI), bersama anak usaha NES, PT Nusa Energi Sejati (NUSA), berencana membentuk konsorsium untuk mengoptimalkan fasilitas LNG Plant milik NES.
Saat ini, PLI tengah melakukan due diligence terhadap LNG Plant NES sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
BACA JUGA:Bayar Tagihan Gas PGN Kini Bisa Pakai Gopay
BACA JUGA:Edukasi Energi Bersih, PGN Jadikan SMPN 34 Depok Sekolah Energi Berdikari
“Kami menargetkan peluncuran proyek LNG Plant setiap dua tahun, dengan harapan dalam lima tahun bisa membangun sekitar 50 fasilitas LNG dengan dukungan semua pihak, termasuk PGN Group,” kata Direktur NES, Hendradi J. Suryanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: