Uskup Surabaya Silaturahmi ke Rumah Gubernur Khofifah, Pesankan Dialog dan Kerja Sama

Romo Didik (baris kedua, lima kiri) bersama Khofifah Indar Parawansa (baris kedua, lima kanan) usai halal bihalal di rumah Khofifah, di kawasan Jemursari, Selasa 1 April 2025.-Biro Adpim Pemprov Jatim-
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Ratusan masyarakat masih memadati kediaman Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Di hari kedua Idulfitri 1446 Hijriyah, menteri sosial RI periode 2014-2018 itu masih membuka rumahnya untuk warga Jatim melakukan halal bihalal.
Berbagai tokoh masyarakat pun hadir. Salah satunya, Uskup, Surabaya RD Agustinus Tri Budi Utomo. Pria yang akrab disapa Romo Didik itu datang didampingi para suster dan beberapa tokoh lainnya.
BACA JUGA:Idulfitri 2025, Gubernur Khofifah Open House di Grahadi
Romo Didik mengatakan, Ramadan dan Idulfitri tahun ini dinilai menjadi momen yang sangat penting. Peristiwa yang juga istimewa bagi umat Katolik. Karena, umat Muslim dan Katolik menjalankan puasa bersamaan. Kondisi itu pun dinilai menjadi suatu peluang untuk membangun dialog dan kerja sama antar umat Kristen (Katolik dan Protestan) dengan Islam.
Khofifah Indar Parawansa (kanan) saat mengantar Romo Didik (kiri) ke mobil yang membawa rombongan Keuskupan Surabaya, di sekitar rumah Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya, Selasa 1 April 2025.-Biro Adpim Pemprov Jatim-
“Paus Fransiskus menulis khusus tentang Idulfitri ini. Beliau mengajak bahwa peristiwa kemenangan melawan hawa nafsu, melawan ego sektoral dan melawan kejahatan dunia yang begitu menguasai dunia. Hari ini umat Muslim merayakan Idulfitri dan sebentar lagi kami akan merayakan Paskah,” kata Romo Didik saat ditemui di rumah Khofifah, di kawasan Jemursari, Surabaya, Selasa, 1 April 2025.
Ia pun berharap, perayaan Idulfitri dan Paskah yang hampir berbarengan menjadi peluang untuk membangun persaudaraan sejati. Sehingga, agama bukan lagi menjadi sekat. Tetapi menjadi pintu yang menyatukan. Karena dunia saat ini membutuhkan saksi. Contoh, keteladanan dan peran penting dari agama.
“Agama bukan lagi identitas perbedaan. Agama justru adalah peluang keimanannya untuk bersatu dengan yang lain. Didekatkan dengan spiritualitasnya masing-masing. Untuk kerja sama membangun dunia yang lebih baik. Itu juga yang menjadi pesan saya di Idulfitri ini,” terangnya.
BACA JUGA:16,8 Juta Pemudik Masuk ke Jawa Timur, Khofifah Imbau Waspada Hujan
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kunjungan Uskup itu menunjukkan persaudaraan antar umat beragama di Jatim sangat erat.
"Kami mengucapkan terima kasih tentu kepada Keuskupan di Surabaya. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bapak Uskup, berkenan silaturahmi ke kediaman kami. Tadi beliau didampingi para suster membuat silaturrahim makin hangat penuh makna," kata Khofifah.
Khofifah berharap, kehadiran Keuskupan Surabaya ini, dapat menjadi pesan persaudaraan yang kuat. "Mudah mudahan seluruh persaudaraan kita bisa kita bangun, di banyak lini, di banyak tempat, di banyak waktu," jelasnya.
Khofifah Indar Parawansa saat menyambut para suster di kediamannya di kawasan Jemursari, Surabaya, Selasa 1 April 2025.-Biro Adpim Pemprov Jatim-
Open house hari kedua di kediaman Gubernur Khofifah terbagi menjadi tiga sesi, mulai pagi hingga malam hari. Karena itu, mulai pagi hingga malam, ribuan masyarakat tampak memadati Jalan Jemursari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: