Khofifah Minta Tidak Ada PHK untuk Pekerja di Jatim Selama Lebaran, Begini Jawaban Presdir Maspion Group

Khofifah Minta Tidak Ada PHK untuk Pekerja di Jatim Selama Lebaran, Begini Jawaban Presdir Maspion Group

Alim Markus (kiri) saat berbincang dengan Khofifah Indar Parawansa (kanan) dikediaman Khofifah, di kawasan Jemursari, Surabaya, Selasa 1 April 2025-Biro Adpim Pemprov Jatim-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih menghantui industri di tanah air. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Sebut saja penutupan pabrik, penurunan permintaan pasar, dan kerugian finansial perseroan.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mencatat 40 ribuan pekerja terkena PHK pada Januari-Februari 2025. Sementara berdasarkan catatan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), sepanjang Januari - Desember 2024, terdapat 77.965 orang yang kehilangan pekerjaannya. 

Jumlah itu meningkat dibandingkan PHK karyawan di 2023 yang menyasar 64.855 unit. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah PHK karyawan terbanyak pada 2024 yaitu 17.085 orang pekerja. Setelah itu diikuti oleh Jawa Tengah sebanyak 13.130 orang dan Banten sebanyak 13.042 orang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tidak ingin kondisi itu terjadi di provinsi yang dipimpinnya. Karena itu, dia selalu meminta kepada pengusaha agar sebisa mungkin untuk tidak melakukan PHK terhadap karyawannya.

BACA JUGA:Tiga Perusahaan Formal di Kota Pasuruan Lapor PHK Pegawainya, Sektor Informal Paling Banyak

BACA JUGA:Inovasi Buruh Sritex yang Ter-PHK

Permintaan itupun disampaikan langsung kepada Alim Markus, Presiden Direktur Maspion Group saat halal bi halal Idulfitri 1446 Hijriyah di rumah pribadi Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari, Selasa 1 April 2025.

“Itu selalu saya pesankan semua perusahaan-perusahaan besar. Saya menitipkan agar jangan ada PHK. Kalau bisa jamnya saja dikurangi. Tapi jangan sampai ada PHK. Permintaan itu juga saya minta ke pak Alim Markus,” kata Khofifah, Rabu 2 April 2025.

Sementara itu, Alim Markus memastikan tidak akan ada PHK di perusahaan-perusahaan Maspion Group. Sebab, saat ini banyak investor baru yang masuk di perusahaan yang didirikan tauhn 1962 tersebut. Sehingga, kondisi finansial perusahaan masih baik.

BACA JUGA:Ribuan Pendamping Desa Di-PHK Sepihak, Wamen Desa: Harusnya Tidak Boleh Berpartai

BACA JUGA:Wamenaker Janji Carikan Pekerjaan Untuk Karyawan Sritex Yang Terkena PHK, Tidak Ada Batasan Umur

“Saya jamin tidak ada PHK. Karena, di Maspion sana, ada investor yang baru-baru. Jadi, kalau di sini ini (salah satu perusahaanRed) PHK, dirumahkan, Saya akan salurkan ke perusahaan yang baru. Sehingga di Maspion Group tidak ada PHK,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengaku, dalam silaturahminya itu, Alim mengaku ingin menyampaikan kepada Gubernur Jatim bahwa akan ada investor yang akan datang ke Jatim. Investor itu akan menanam padi dengan jumlah yang banyak. Bibitnya diambil dari Tiongkok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: